Bisnis 6 menit baca

Peternak Telur Merugi, Titiek Soeharto Minta Pemerintah Serap Produksi

Tekanan Harga Pakan dan Telur Picu Kerugian Peternak Rakyat

LokalStore88 Kamis,8 Oktober 2026.

Deretan peternak ayam petelur rakyat mendatangi kawasan Senayan untuk menyuarakan persoalan ekonomi yang kian menjepit kelangsungan usaha mereka di tengah himpitan biaya operasional harian. Aspirasi tersebut disampaikan secara langsung di depan gedung parlemen sebagai bentuk protes atas tekanan harga komoditas yang terus merosot tanpa kepastian perlindungan. Situasi ini memantik perhatian publik luas karena menyangkut hajat hidup masyarakat peternak kecil yang selama ini menjadi tulang punggung penyediaan protein hewani. Kegelisahan para peternak ini tentu memerlukan pemahaman mendalam agar dinamika industri perunggasan nasional dapat diselesaikan secara adil bagi semua pihak.

Krisis yang dirasakan para peternak rakyat berpangkal dari ketimpangan antara biaya produksi yang membengkak dan harga jual di tingkat peternak yang terjun bebas di pasaran. Berdasarkan data yang dihimpun dari aksi tersebut, setiap kilogram telur yang diproduksi kini menghasilkan kerugian berkisar antara enam hingga tujuh ribu rupiah bagi peternak. Angka kerugian ini tentu bukan jumlah yang kecil bagi pelaku usaha skala mandiri yang mengandalkan perputaran kas harian untuk bertahan hidup. Tekanan finansial yang masif tersebut membuat banyak peternak berada di ambang gulung tikar jika tidak segera mendapatkan intervensi kebijakan yang konkret.

๐Ÿ›’ LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »

Lonjakan ongkos produksi ini didorong utama oleh kenaikan harga bahan baku pakan yang meliputi jagung serta bungkil kedelai di berbagai daerah sentra produksi. Ketergantungan yang tinggi terhadap komponen pakan berkualitas membuat para peternak tidak memiliki banyak pilihan ketika harga bahan baku melonjak tajam di pasaran bebas. Di sisi lain, harga jual telur di tingkat produsen justru mengalami penurunan drastis akibat melemahnya daya serap pasar serta rantai pasok yang tidak stabil. Kondisi terjepit antara biaya pakan yang mahal dan harga jual yang murah ini menciptakan lingkaran setan yang sangat merugikan para peternak.

Langkah Cepat Penanganan oleh Parlemen

Merespons gelombang keluhan tersebut, pimpinan Komisi IV DPR RI turun langsung menemui massa aksi guna mendengarkan secara rinci berbagai persoalan yang membelit sektor perunggasan. Pertemuan langsung di lapangan ini memperlihatkan betapa mendesaknya situasi yang dihadapi para peternak rakyat sehingga membutuhkan koordinasi lintas sektor sesegera mungkin. Keprihatinan mendalam disampaikan oleh jajaran pimpinan dewan terhadap beban berat yang harus ditanggung oleh para peternak dalam menjalankan usaha mereka sehari-hari. Komitmen untuk mencarikan jalan keluar jangka pendek maupun panjang langsung dicanangkan demi menyelamatkan industri perunggasan nasional dari keterpurukan.

Sebagai langkah awal konkret, pimpinan dewan berencana untuk segera membangun komunikasi intensif dengan Menteri Pertanian serta Kepala Badan Pangan Nasional. Koordinasi juga akan diarahkan kepada Direktur Utama Bulog guna memastikan ketersediaan serta pengendalian harga jagung di tingkat peternak dapat segera terwujud. Pengendalian harga bahan baku pakan ini dianggap sebagai kunci utama untuk meredam laju kerugian yang dialami oleh para pelaku usaha peternakan mandiri. Harapannya, ketersediaan stok jagung dengan harga terjangkau mampu memulihkan margin keuntungan yang sempat hilang akibat lonjakan biaya produksi sebelumnya.

Selain persoalan pakan, perhatian khusus juga diarahkan pada mekanisme penyerapan hasil produksi telur ketika pasokan melimpah ruah di pasaran domestik. Pemerintah didorong agar memiliki instrumen yang jelas untuk menyerap kelebihan produksi telur sehingga harga tidak jatuh lebih dalam di tingkat peternak rakyat. Mekanisme penyerapan ini dinilai sangat krusial agar jerih payah para peternak tidak sia-sia akibat komoditas yang menumpuk tanpa adanya pembeli. Penanganan yang komprehensif dari hulu ke hilir diyakini menjadi satu-satunya cara untuk menciptakan keadilan bagi seluruh pelaku usaha perunggasan.

Strategi Integrasi Pasar dan Kebijakan Pangan

Gagasan inovatif turut dilontarkan dalam pertemuan tersebut terkait pemanfaatan hasil produksi telur melalui berbagai program sosial yang diselenggarakan oleh pemerintah. Dengan mengaitkan penyerapan telur pada program-program resmi negara, peternak akan memiliki kepastian pasar yang jelas dan berkelanjutan bagi komoditas mereka. Langkah ini sekaligus memastikan bahwa pasokan protein berkualitas tinggi dari peternak lokal dapat langsung dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat luas. Sinergi antara kebijakan perlindungan produsen dan program kesejahteraan sosial semacam ini dinilai sangat efektif dalam menjaga stabilitas harga.

Komisi IV DPR RI menegaskan bahwa kompleksitas masalah perunggasan tidak bisa diselesaikan secara parsial melainkan harus melalui pendekatan penataan ekosistem yang menyeluruh. Seluruh mata rantai mulai dari ketersediaan bibit, harga pakan, efisiensi produksi, hingga jalur distribusi akhir harus dibenahi secara serentak tanpa terkecuali. Tanpa adanya pembenahan yang menyeluruh, para peternak akan terus-menerus menghadapi siklus kerugian berulang setiap kali terjadi fluktuasi harga bahan baku. Oleh karena itu, cetak biru kebijakan perunggasan nasional yang lebih berpihak kepada peternak rakyat sudah menjadi kebutuhan yang amat mendesak.

Usulan strategis lainnya yang mengemuka adalah pembentukan sebuah badan khusus yang secara khusus menangani tata niaga pakan untuk berbagai sektor peternakan dan perikanan. Badan khusus ini nantinya dirancang untuk mengurus kebutuhan pakan mulai dari ternak besar seperti sapi dan kambing, unggas, hingga komoditas budidaya air. Kehadiran lembaga khusus tersebut diharapkan mampu memangkas rantai pasok yang terlalu panjang dan kerap membebani biaya operasional para peternak di lapangan. Dengan demikian, negara dapat hadir secara langsung untuk memastikan stabilitas harga pakan tetap terjaga demi keberlangsungan usaha rakyat.

Proyeksi Pengendalian Impor Bahan Baku

Wacana pembentukan badan khusus pakan tersebut juga mencakup kewenangan penuh dalam mengatur kebijakan impor bahan baku pakan apabila produksi domestik belum mencukupi. Melalui mekanisme ini, kewenangan mendatangkan bahan baku tidak lagi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar bebas yang dikuasai oleh pihak swasta semata. Negara melalui badan khusus tersebut dapat mengambil kendali penuh untuk melindungi kepentingan peternak domestik dari gejolak harga internasional. Langkah proteksionis yang terukur ini diyakini mampu menciptakan keadilan harga di tingkat peternak lokal secara lebih konsisten.

Transformasi kebijakan tata niaga pakan dan penyerapan hasil ternak ini tentu memerlukan dukungan politik serta eksekusi birokrasi yang kuat dari pihak eksekutif. Para peternak rakyat tentu menanti realisasi dari berbagai janji dan usulan kebijakan yang telah disuarakan di hadapan para wakil rakyat tersebut. Keberhasilan implementasi solusi ini akan menjadi ukuran sejauh mana negara hadir dalam melindungi sektor pangan mandiri dari ancaman kolaps. Tanpa adanya tindakan nyata yang cepat, dikhawatirkan populasi peternak mandiri akan semakin susut dan berujung pada monopoli industri besar.

Pada akhirnya, penyelesaian krisis peternak telur ini menjadi ujian nyata bagi efektivitas koordinasi antarlembaga negara dalam merespons jeritan rakyat kecil. Sinergi antara kementerian teknis, badan pangan, perusahaan logistik negara, dan parlemen harus terus dijaga agar setiap kebijakan benar-benar tepat sasaran. Publik tentu berharap agar sektor peternakan rakyat dapat segera bangkit dari keterpurukan dan kembali menopang ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan. Langkah-langkah strategis yang telah dirumuskan kini tinggal menunggu pembuktian nyata di lapangan demi kesejahteraan peternak Indonesia.

Sumber: Liputan6 News

Jangan lewatkan berbagai informasi aktual dan mendalam lainnya yang selalu siap menemani keseharian Anda. Pastikan untuk terus memantau pembaruan berita terkini agar tidak ketinggalan ragam analisis menarik seputar isu-isu penting yang sedang hangat.

๐Ÿ“˜ Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini

๐Ÿ’ฌ Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini

๐Ÿ“ฐ Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog

Kata kunci terkait: harga telur ayam, peternak telur merugi, biaya pakan ternak, titiek soeharto dpr, serapan produksi telur, harga jagung peternak

#LapakStore88

Sumber asli: Liputan6 News