:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369161/original/084264700_1791475684-image_-_2026-10-07T180839.809.jpg)
LokalStore88 Jumat,9 Oktober 2026.
Lima belas ribu rupiah jadi angka terendah yang perlu disiapkan siapa saja yang ingin menonton film premium Hollywood dari rumah. Vidio baru saja membuka fitur bernama Vidio Rental, yang memungkinkan pengguna menyewa film satu per satu alih-alih harus membeli akses ke seluruh katalog. Lewat fitur ini, judul-judul dari studio besar serta film Indonesia terbaru bisa ditonton secara on-demand, kapan pun pemilik akun menghendakinya. Bagi penonton yang selama ini bingung memilih langganan, cara ini menawarkan jalur yang lebih ringkas: bayar hanya untuk film yang benar-benar ingin dilihat.
Fitur tersebut mulai beroperasi pada 8 Oktober 2026. Melalui Vidio Rental, pengguna bisa melakukan transaksi sewa secara individual, lalu menikmati film pilihannya langsung dari rumah. Kehadirannya disebut memperluas pilihan hiburan di platform itu, sejalan dengan upaya menghadirkan konten yang lebih beragam bagi penonton Indonesia. Alih-alih terikat pada satu paket berisi ratusan judul yang belum tentu ditonton, pengguna kini bisa menentukan sendiri film mana yang layak masuk daftar tontonan akhir pekan mereka.
๐ LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »
Perubahan ini menarik dicermati karena kebiasaan menonton masyarakat sudah bergeser cukup jauh dalam beberapa tahun terakhir. Alih-alih duduk di bioskop, banyak orang memilih menuntaskan tontonan di ruang tamu, lewat ponsel, atau di depan laptop setelah anak-anak tidur. Di sisi lain, jumlah layanan streaming yang tersedia membuat kantong penonton harus pintar membagi prioritas. Model sewa satuan pun hadir sebagai jalan tengah: tidak menuntut komitmen bulanan, tetapi tetap memberi akses ke judul-judul yang biasanya hanya tersedia di bioskop atau paket premium.
Yang membedakan Rental dari langganan biasa terletak pada cara pembayarannya. Pengguna tidak perlu membeli akses untuk seluruh katalog yang tersedia, cukup memilih film yang ingin ditonton, lalu membayar sesuai judul tersebut. Setelah transaksi selesai, film bisa dinikmati secara on-demand melalui platform Vidio. Cara ini cocok bagi mereka yang datang ke layanan streaming dengan tujuan spesifik, misalnya ingin menonton satu sekuel yang sudah lama dinanti, bukan menjelajah katalog tanpa arah.
Jejak Kolaborasi dengan Studio Besar
Salah satu kunci di balik hadirnya fitur ini adalah kerja sama dengan Sony Pictures Entertainment, yang menjadi salah satu mitra konten Vidio. Lewat kolaborasi tersebut, sejumlah film dari studio itu kini dapat disewa satu per satu, bukan hanya tersedia dalam paket tertentu. Penonton pun bebas menentukan kapan film akan diputar, sesuai waktu luang masing-masing. Selain Sony, Vidio menyatakan akan terus menambah pilihan film premium dari studio hiburan besar lainnya, sehingga katalog Rental diperkirakan terus tumbuh.
Beberapa judul dari Sony Pictures yang sudah masuk daftar antara lain Spider-Man: Brand New Day, 28 Years Later: The Bone Temple, dan Goat. Selain itu, judul-judul dari franchise populer seperti Resident Evil dan Jumanji disebut akan hadir dalam waktu dekat. Nama-nama besar semacam ini biasanya jadi magnet tersendiri bagi penonton yang enggan melewatkan kelanjutan cerita favorit. Kehadirannya di fitur Rental sekaligus menandakan bahwa studio besar semakin terbuka pada model distribusi digital yang lebih fleksibel.
Film Indonesia dari Layar Bioskop ke Ruang Tamu
Bukan hanya produksi Hollywood yang masuk ke fitur ini. Vidio Rental juga membuka ruang bagi film Indonesia yang baru saja turun dari bioskop, maupun judul-judul yang melakukan penayangan perdana langsung lewat layanan streaming. Artinya, penonton yang melewatkan kesempatan menonton di bioskop tidak perlu menunggu terlalu lama untuk menyaksikannya secara legal dari rumah. Bagi industri film dalam negeri, kanal seperti ini bisa menjadi jendela pendapatan tambahan setelah masa penayangan di layar lebar berakhir.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369161/original/084264700_1791475684-image_-_2026-10-07T180839.809.jpg)
Pilihan genrenya pun dibuat lebar agar tidak hanya menyasar satu kelompok penonton. Ada film aksi, drama, komedi, romantis, sci-fi, thriller, keluarga, hingga petualangan. Komposisi semacam ini memudahkan pengguna memilih tontonan sesuai suasana hati maupun siapa yang akan diajak menonton. Akhir pekan bersama keluarga, misalnya, bisa diisi dengan judul petualangan ringan, sementara malam yang lebih sunyi cocok untuk thriller atau drama yang menuntut perhatian penuh.
Harga Sewa dan Aturan Waktunya
Soal biaya, harga sewa film lewat Vidio Rental tersedia mulai dari Rp15.000 hingga Rp62.000 per judul, sebelum pajak. Rentang tersebut menunjukkan bahwa tidak semua film dihargai sama, bergantung pada judul dan kemungkinan seberapa baru film itu dirilis. Daftar pilihan judul beserta harga sewanya bisa dilihat langsung di dalam platform Vidio, sehingga pengguna bisa menimbang sebelum memutuskan. Dengan kisaran itu, penonton punya keleluasaan memilih mana film yang dianggap layak dibayar lebih.
Ada aturan waktu yang perlu dipahami sebelum menyewa. Setelah melakukan pembayaran, pengguna memiliki waktu hingga 30 hari untuk mulai menonton film yang telah disewa. Begitu film mulai diputar, tersisa waktu 48 jam untuk menyelesaikan tontonan tersebut. Ketentuan ini memberi keleluasaan untuk menunda pemutaran sampai waktu senggang benar-benar tersedia, sekaligus mendorong penonton menyelesaikan film tanpa jeda berhari-hari.
Apa Artinya bagi Penonton
Kehadiran fitur ini menambah opsi bagi penonton yang ingin menikmati film premium tanpa harus keluar rumah. Biaya sewa yang dibayar per judul bisa jadi pertimbangan tersendiri, terutama bagi keluarga yang ingin menonton bersama tanpa harus membeli tiket untuk tiap orang. Model ini juga memberi rasa aman karena tontonan diperoleh lewat jalur resmi, lengkap dengan kualitas gambar dan suara yang terjaga. Bagi sebagian penonton, fleksibilitas semacam ini jauh lebih menarik daripada harus berkomitmen pada langganan bulanan.
Dari sisi penonton, respons umumnya menyoroti kemudahan dan kebebasan memilih. Sementara itu, pelaku industri melihat kanal sewa digital sebagai cara memperpanjang masa edar sebuah film setelah penayangan di bioskop. Tantangannya tetap ada, terutama karena konten bajakan masih mudah ditemukan dan sebagian orang enggan membayar untuk sesuatu yang bisa diakses gratis, meski dengan risiko kualitas dan legalitas. Karena itu, kenyamanan, katalog yang kuat, serta harga yang masuk akal menjadi kunci agar model ini benar-benar dilirik.
Dengan katalog yang dijanjikan terus bertambah, Vidio Rental tampaknya diposisikan sebagai pelengkap, bukan pengganti, layanan langganan yang sudah ada. Penonton yang ingin menuntaskan satu film tertentu bisa memilih jalur sewa, sementara penggemar tontonan rutin tetap bisa bertahan pada paket berlangganan. Ke depannya, menarik untuk melihat seberapa cepat judul-judul baru masuk ke fitur ini dan bagaimana penonton Indonesia menanggapi pilihan yang lebih terfragmentasi namun lebih personal tersebut.
Sumber: Liputan6 Showbiz
Kalau kamu tipe yang tidak mau ketinggalan kabar terbaru soal film dan layanan streaming, mampir terus ya ke kanal LapakStore88. Semua update penting kami rangkum dengan bahasa yang enak dibaca dan tanpa basa-basi. Jangan sampai ketinggalan berita berikutnya, cukup pantengin terus halaman ini.
๐ Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini
๐ฌ Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini
๐ฐ Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog
Baca juga:
Kata kunci terkait: vidio rental, sewa film online, nonton film premium, vidio, film hollywood streaming, film indonesia streaming, harga sewa film vidio, rental film digital
#LapakStore88
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371085/original/070284100_1791736907-HULd--AWUAEJmy3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8415672/original/061801400_1782300506-Harga_GTA_6_01.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/701265/original/Ben3.jpg)