
LokalStore88 Senin,12 Oktober 2026.
Satu medali emas berhasil diamankan oleh kontingen Merah Putih dari kancah kompetisi fotografi bawah laut tingkat global yang baru saja merampungkan seluruh rangkaian kegiatannya di Pulau Dewata. Capaian membanggakan ini sekaligus membuktikan bahwa potensi maritim Nusantara tidak sekadar menawarkan panorama pariwisata yang memukau mata semata. Para penyelam profesional tanah air membuktikan kapasitas mereka di hadapan para delegasi dari berbagai penjuru bumi dalam mengabadikan keindahan ekosistem akuatik. Keberhasilan tersebut tentu memberikan suntikan semangat tersendiri bagi perkembangan dunia selam kompetitif di Indonesia.
Perhelatan akbar bertajuk 2026 CMAS World Championship Underwater Photo and Video tersebut resmi ditutup setelah melewati persaingan sengit selama enam hari penuh. Ajang bergengsi ini berada di bawah naungan federasi selam internasional Confederation Mondiale des Activites Subaquatiques serta diselenggarakan langsung oleh Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia. Sebanyak delapan belas negara dari tiga benua berbeda mengirimkan perwakilan terbaiknya demi memperebutkan podium tertinggi dalam berbagai nomor yang dipertandingkan. Posisi Indonesia sebagai tuan rumah pun semakin diperhitungkan berkat suksesnya penyelenggaraan acara tingkat dunia tersebut.
๐ LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »
Kemenangan Manis di Kategori Wide Angle
Medali emas yang sangat diidam-idamkan itu akhirnya jatuh ke tangan Royke M. Legi yang turun bertanding pada kategori foto nomor Wide Angle tanpa model. Dalam perjuangannya menaklukkan kedalaman laut, Royke didampingi oleh Novrizal Herdananto yang bertindak ganda sebagai asisten sekaligus Kapten Timnas Underwater Photo and Video Indonesia. Kerja sama solid di antara keduanya berbuah manis di tengah ketatnya persaingan melawan para fotografer bawah laut profesional dari berbagai negara. Prestasi ini sekaligus mengakhiri penantian panjang sang atlet untuk mempersembahkan mahkota juara bagi tanah air.
Total terdapat sepuluh kategori berbeda yang diperebutkan oleh para peserta selama kejuaraan berlangsung di perairan Bali yang kaya akan keanekaragaman hayati. Kategori tersebut terbagi secara merata menjadi tujuh nomor bidang fotografi serta tiga nomor khusus untuk videografi bawah laut. Setiap atlet dituntut memamerkan keahlian teknis tingkat tinggi serta kepekaan estetika dalam menangkap momen terbaik di bawah permukaan air. Keberhasilan menguasai salah satu kategori paling bergengsi menunjukkan kualitas para penyelam Indonesia yang tidak kalah saing di kancah internasional.
Penyelenggaraan kejuaraan dunia ini meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh pihak yang terlibat, termasuk jajaran pengurus induk organisasi olahraga selam nasional. Sekretaris Jenderal PB POSSI, Nur Kholis, menyampaikan rasa bangganya atas suksesnya acara yang mempertemukan talenta-talenta terbaik lintas negara tersebut. Kehadiran delegasi dari berbagai belahan dunia memperlihatkan bahwa Indonesia mampu mengemban tanggung jawab besar sebagai penyelenggara event olahraga bertaraf internasional. Reputasi positif ini diharapkan mampu memperkuat posisi tawar Indonesia dalam peta olahraga selam dunia ke depannya.
Penutupan Meriah dan Estafet Tuan Rumah
Rangkaian acara penutupan kejuaraan dunia tersebut dilangsungkan secara meriah di Taman Sari Resort dengan dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Direktur Komisi Visual CMAS Kerim Sabuncuoglu serta anggota dewan CMAS yang juga menjabat sebagai Presiden Delegasi Turki, Kadir Salam. Perwakilan pejabat daerah setempat seperti Wakil Ketua DPRD Buleleng turut memeriahkan prosesi perpisahan para delegasi mancanegara tersebut. Suasana kebersamaan tampak kental mewarnai detik-detik akhir perhelatan akbar yang mempererat persahabatan antarnegara melalui kecintaan pada dunia bahari.
Sebagai simbol berakhirnya masa baktinya sebagai tuan rumah, Sekjen PB POSSI melakukan penyerahan bendera federasi CMAS secara resmi. Bendera tersebut diserahkan kepada perwakilan delegasi Portugal yang akan mengambil alih tongkat estafet sebagai penyelenggara kejuaraan dunia selanjutnya. Prosesi penyerahan ini menandai dimulainya persiapan global baru bagi para atlet fotografi bawah laut untuk kembali bersua di negara berbeda. Pengalaman berharga selama di Indonesia tentu akan menjadi kenangan serta tolok ukur tersendiri bagi pelaksanaan event serupa di masa mendatang.
Bagi masyarakat luas dan para penggiat olahraga air, pencapaian ini membawa angin segar serta inspirasi untuk terus melestarikan lingkungan perairan. Keindahan bawah laut Indonesia yang terjaga dengan baik adalah aset tak ternilai yang tidak hanya mendatangkan devisa wisata, melainkan juga prestasi membanggakan. Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun organisasi olahraga, tentu sangat dibutuhkan demi melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi baru. Perjalanan dunia selam Indonesia kini menapaki babak baru yang semakin cerah di panggung kompetisi global.
Sumber: Republika
Jangan sampai ketinggalan berbagai informasi menarik dan berita terkini lainnya seputar dunia olahraga serta prestasi anak bangsa. Terus pantau pembaruan artikel terbaru kami agar Anda selalu mendapatkan wawasan segar setiap hari.
๐ Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini
๐ฌ Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini
โ๏ธ Update berita tercepat ada di Channel Telegram kami. Gabung sekarang, gratis, tanpa ketinggalan kabar terbaru.
Gabung Channel Telegram »๐ฐ Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog
Baca juga:
Kata kunci terkait: fotografi bawah laut, kejuaraan dunia selam, PB POSSI, Royke M Legi, CMAS World Championship, atlet Indonesia, wisata bahari
#LapakStore88


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370702/original/030572300_1791680466-000_D2UG7CB.jpg)
