
LokalStore88 Selasa,13 Oktober 2026.
Genangan air yang kerap meluap ke badan jalan dan kawasan permukiman warga kini menjadi fokus utama penanganan infrastruktur perkotaan di wilayah Jawa Barat bagian barat. Pemerintah Kota Cimahi mengambil langkah proaktif dengan menggenjot pengerjaan konstruksi saluran air sebelum curah hujan tinggi benar-benar melanda wilayah tersebut. Upaya preventif ini digerakkan agar mobilitas warga tidak terganggu oleh genangan serta untuk mengamankan kawasan padat penduduk dari ancaman banjir tahunan. Pihak berwenang menyadari bahwa sistem pembuangan air yang bermasalah merupakan akar penyebab utama air meluber ke jalan raya setiap kali hujan deras turun dalam durasi lama.
Musim hujan yang datang secara berkala selalu membawa tantangan tersendiri bagi kota-kota dengan tingkat kepadatan penduduk yang cukup tinggi seperti Cimahi. Air hujan yang tidak tertampung dengan baik oleh infrastruktur lama sering kali memicu kemacetan parah serta merusak aspal jalan akibat genangan yang terlalu lama. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kelambatan dalam perawatan saluran air dapat berakibat fatal bagi kenyamanan publik serta aktivitas ekonomi lokal. Oleh karena itu, perencanaan matang disusun jauh-jauh hari agar setiap titik rawan genangan mendapatkan penanganan fisik yang memadai sebelum puncak musim hujan tiba.
๐ LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »
Sebaran Sepuluh Titik Perbaikan Saluran Air
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi mencatat ada sepuluh lokasi strategis yang menjadi sasaran utama program pembenahan infrastruktur tahun ini. Seluruh titik pengerjaan tersebut tersebar secara merata di tiga wilayah kecamatan yang mencakup kawasan utara, tengah, hingga selatan kota. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada evaluasi teknis mengenai tingkat kerentanan wilayah terhadap luapan air saat intensitas hujan meningkat drastis. Dengan menyasar berbagai titik krusial tersebut, pemerintah berharap aliran air hujan dapat didistribusikan secara lancar menuju sungai-sungai utama tanpa hambatan berarti.
Adapun daftar ruas jalan yang masuk dalam program perbaikan tahun ini meliputi Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Jalan Encep Kartawiria, serta Jalan Cimenteng. Selain itu, pengerjaan serupa juga menyasar Jalan Kaum, Jalan Pacinan, Jalan MK Wiganda, Jalan Pabrik Aci, dan Jalan Rancabentang. Dua lokasi terakhir yang turut mendapatkan jatah pembenahan adalah Jalan Veteran serta Jalan Cibogor yang selama ini juga memerlukan perhatian khusus pada saluran airnya. Setiap lokasi dikerjakan dengan spesifikasi teknis yang disesuaikan dengan kondisi kontur tanah dan volume debit air di kawasan masing-masing.
Alokasi Anggaran dan Progres Pengerjaan Lapangan
Seluruh rangkaian proyek pembenahan infrastruktur saluran air ini didanai sepenuhnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Cimahi tahun anggaran berjalan. Total dana yang dikucurkan untuk merampungkan sepuluh paket pekerjaan tersebut mencapai angka enam miliar rupiah. Anggaran sebesar itu dialokasikan secara efisien guna memastikan kualitas fisik bangunan drainase mampu bertahan dalam jangka panjang serta berfungsi secara optimal. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik ini menjadi komitmen utama pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi warganya.
Kepala Dinas PUPR Kota Cimahi, Wilman Sugiansyah, menjelaskan bahwa sebagian besar dari sepuluh paket proyek tersebut kini telah mendekati tahap akhir penyelesaian. Mayoritas lokasi pengerjaan bahkan sudah rampung sepenuhnya dan tinggal menunggu masa pemeliharaan rutin dari dinas terkait. Meskipun demikian, terdapat beberapa titik tertentu yang masih memerlukan waktu pengerjaan tambahan karena kompleksitas proyek di lapangan. Salah satu contohnya adalah pengerjaan di Jalan Raden Demang Hardjakusumah yang dilakukan secara bersamaan dengan penataan jalur pejalan kaki atau trotoar.
Target Rampung dan Harapan bagi Warga
Pekerjaan konstruksi yang terintegrasi antara saluran air dan fasilitas pejalan kaki tentu membutuhkan ketelitian ekstra agar hasilnya benar-benar rapi dan fungsional. Pihak dinas terkait menargetkan seluruh sisa pekerjaan fisik, termasuk di kawasan Jalan Raden Demang Hardjakusumah, dapat diselesaikan sepenuhnya pada awal bulan November mendatang. Kehadiran trotoar baru yang dipadukan dengan drainase berkapasitas besar ini dipastikan akan mengubah wajah kawasan tersebut menjadi lebih tertata dan ramah pejalan kaki. Warga sekitar pun diimbau untuk turut menjaga kebersihan saluran air yang telah diperbaiki dengan tidak membuang sampah sembarangan ke dalam selokan.
Langkah konkret yang diambil oleh pemerintah daerah ini mencerminkan kesiapan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang kerap mengancam wilayah perkotaan. Dengan berfungsinya seluruh saluran air secara normal, risiko kerugian material akibat banjir di jalanan maupun permukiman warga dapat ditekan secara signifikan. Ke depan, pemerintah berencana untuk terus mengevaluasi dan melanjutkan program pemeliharaan infrastruktur serupa di berbagai wilayah lain yang belum tersentuh. Koordinasi lintas sektor serta partisipasi aktif masyarakat akan terus diperkuat demi menciptakan lingkungan perkotaan yang aman, nyaman, dan bebas dari ancaman genangan air.
Sumber: Republika
Pastikan Anda selalu mengikuti perkembangan informasi menarik lainnya bersama kami setiap hari. Jangan lewatkan berbagai update penting dan temukan berita inspiratif serta bermanfaat hanya di sini.
๐ Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini
๐ฌ Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini
โ๏ธ Update berita tercepat ada di Channel Telegram kami. Gabung sekarang, gratis, tanpa ketinggalan kabar terbaru.
Gabung Channel Telegram »๐ฐ Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog
Baca juga:
Kata kunci terkait: Pemkot Cimahi, perbaikan drainase, cegah banjir, Dinas PUPR Cimahi, anggaran APBD, infrastruktur kota, musim hujan
#LapakStore88



