Bisnis 5 menit baca

Harga Pangan 13 Oktober 2026: Cabai Merah Keriting Tembus Rp 155.400 per Kg

Lonjakan Drastis Harga Bahan Pokok Hantui Pasar Perdagangan Nasional

LokalStore88 Selasa,13 Oktober 2026.

Angka fantastis senilai Rp 155.400 per kilogram terpampang nyata pada komoditas cabai merah keriting di pasaran pada Selasa, 13 Oktober 2026. Lonjakan tajam ini tentu saja langsung memicu kekhawatiran mendalam bagi para pelaku rumah tangga maupun pedagang kecil yang harus memutar otak demi menyiasati anggaran belanja. Perubahan harga yang terlampau drastis dalam kurun waktu singkat ini memperlihatkan betapa rentannya stabilitas pasar domestik terhadap berbagai faktor fluktuatif. Memahami dinamika pergerakan harga sembako menjadi sebuah kebutuhan mendesak bagi masyarakat luas guna mengantisipasi pembengkakan pengeluaran bulanan. Mari kita bedah lebih mendalam bagaimana peta komoditas pangan nasional mengalami pergeseran drastis pada pekan kedua bulan Oktober ini.

Situasi pasar pada pertengahan bulan ini memang menunjukkan tren kenaikan yang hampir merata pada sebagian besar komoditas hortikultura dan bahan pokok penting. Berdasarkan data yang dihimpun dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional, pergerakan harga menunjukkan lonjakan yang tidak biasa dibanding hari-hari sebelumnya. Para pengamat ekonomi mencatat bahwa fenomena seperti ini kerap terjadi akibat adanya ketidakseimbangan antara pasokan dari daerah produsen dan tingkat permintaan konsumen di perkotaan. Kondisi geografis serta jalur distribusi yang panjang sering kali menjadi hambatan klasik dalam menjaga konsistensi ketersediaan barang di tingkat pedagang eceran. Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh terhadap rantai pasok pangan nasional mutlak diperlukan agar gejolak harga serupa tidak terus berulang.

๐Ÿ›’ LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »

Lonjakan Drastis Harga Bahan Pokok Hantui Pasar Perdagangan Nasional (2)
Foto: Liputan6 Bisnis

Lonjakan Ekstrem Komoditas Cabai dan Bawang

Komoditas cabai merah keriting menjadi bintang utama dalam catatan kenaikan harga kali ini setelah mengalami lonjakan yang nyaris melipatgandakan nilai jualnya sebelumnya. Pada akhir pekan lalu, tepatnya Jumat tanggal 9 Oktober 2026, komoditas pedas penunjang selera nusantara ini masih diperdagangkan pada kisaran angka Rp 87.100 per kilogram. Namun, dalam hitungan hari saja, harganya melesat jauh menembus level Rp 155.400 per kilogram yang tentu sangat memberatkan konsumen. Tidak ketinggalan, jenis cabai rawit merah turut mencatatkan tren serupa dengan merangkak naik dari posisi awal Rp 101.850 menjadi Rp 112.500 per kilogram. Tekanan inflasi pada komoditas bumbu dapur ini dirasakan secara langsung oleh para pedagang makanan keliling maupun industri kuliner skala kecil.

Meskipun demikian, tidak semua jenis cabai mengalami nasib yang sama di tengah gelombang kenaikan harga pasar saat ini. Pantauan resmi menunjukkan bahwa cabai rawit hijau justru bergerak berlawanan arah dengan mengalami penurunan dari posisi Rp 76.500 turun ke angka Rp 65.450 per kilogram. Sayangnya, penurunan tersebut tidak diikuti oleh cabai merah besar yang kembali merangkak naik dari harga sebelumnya di kisaran Rp 68.000 menjadi Rp 71.700 per kilogram. Sementara itu, komoditas bumbu utama lainnya seperti bawang merah dan bawang putih juga tak luput dari tren penguatan harga di pasaran. Bawang merah melonjak cukup signifikan dari harga Rp 36.550 kini bertengger di angka Rp 46.250, sedangkan bawang putih merangkak naik dari Rp 37.900 menjadi Rp 41.300 per kilogram.

Dinamika Harga Sektor Protein dan Bahan Pokok Lainnya

Beralih ke sektor komoditas protein hewani, tekanan kenaikan harga juga dirasakan oleh masyarakat yang berbelanja kebutuhan sumber gizi harian. Daging sapi terpantau mengalami kenaikan tipis namun tetap konsisten dari posisi Rp 153.400 kini berada di angka Rp 155.450 per kilogram. Kenaikan yang lebih terasa justru terjadi pada komoditas daging ayam ras yang melompat dari harga awal Rp 42.550 menjadi Rp 47.950 per kilogram. Kebutuhan protein hewani yang terjangkau seperti telur ayam pun turut mengikuti jejak dengan merangkak naik dari Rp 29.350 ke posisi Rp 32.700 per kilogram. Lonjakan harga pada kelompok protein ini tentu memaksa konsumen untuk lebih cermat dalam mengatur menu makanan sehari-hari demi menjaga asupan gizi keluarga.

Lonjakan Drastis Harga Bahan Pokok Hantui Pasar Perdagangan Nasional (3)
Foto: Liputan6 Bisnis

Komoditas pendukung dapur lainnya seperti minyak goreng dan gula pasir juga turut menyumbang daftar panjang bahan pangan yang mengalami penyesuaian harga. Minyak goreng jenis curah terpantau merangkak naik dari harga sebelumnya di angka Rp 19.650 kini menyentuh level Rp 22.450 per kilogram di pasaran. Begitu pula dengan komoditas gula pasir lokal yang mengalami pergerakan serupa, naik dari posisi Rp 19.150 menjadi Rp 20.600 per kilogram. Rangkaian kenaikan harga yang terjadi secara bersamaan ini menciptakan beban finansial tambahan yang cukup terasa bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Situasi pasar yang serba merangkak naik ini menuntut adanya intervensi taktis dari pihak berwenang guna menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.

Menghadapi situasi fluktuasi harga pangan yang kian dinamis ini, keterbukaan informasi bagi publik menjadi instrumen penting untuk memantau kondisi perekonomian mikro. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun waspada dalam mengelola keuangan rumah tangga di tengah ketidakpastian pasar komoditas saat ini. Pemerintah bersama instansi terkait diharapkan mampu merumuskan langkah strategis jangka pendek untuk meredam laju kenaikan harga bahan pokok penting. Pemantauan ketat terhadap jalur distribusi dan operasi pasar murah mungkin menjadi solusi paling realistis yang dinantikan oleh masyarakat luas. Stabilitas harga pangan bukan hanya soal angka di atas kertas, melainkan menyangkut kesejahteraan hidup jutaan jiwa di seluruh penjuru negeri.

Sumber: Liputan6 Bisnis

Jangan sampai ketinggalan informasi terbaru seputar dinamika pasar dan kebutuhan pokok harian Anda. Terus pantau pembaruan berita terkini bersama LapakStore88 agar selalu selangkah lebih maju.

๐Ÿ“˜ Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini

๐Ÿ’ฌ Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini

โœˆ๏ธ Update berita tercepat ada di Channel Telegram kami. Gabung sekarang, gratis, tanpa ketinggalan kabar terbaru.

Gabung Channel Telegram »

๐Ÿ“ฐ Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog

Kata kunci terkait: harga pangan, cabai merah keriting, harga sembako, pihps nasional, inflasi pangan, harga daging, bawang merah, minyak goreng

#LapakStore88

Sumber asli: Liputan6 Bisnis