Teknologi 4 menit baca

Bos Nothing Sebut iPhone Duo Kemahalan: Hanya Buang-buang Uang

Kritik Tajam Pimpinan Nothing untuk Ponsel Lipat Perdana Apple

LokalStore88 Rabu,14 Oktober 2026.

Sebuah banderol harga senilai USD 2.000 atau sekitar Rp 35,7 jutaan baru saja memancing gelombang perdebatan sengit di industri gadget global setelah peluncuran perangkat teranyar Apple. Angka fantastis tersebut disematkan pada perangkat layar lipat pertama raksasa teknologi asal Cupertino tersebut yang diberi nama iPhone Duo. Kehadiran produk ini sedianya menjadi tonggak sejarah baru dalam portofolio mereka setelah lama dinanti para pengamat industri. Namun, di tengah gegap gempita sambutan pasar, suara sumbang justru datang dari salah satu figur penting di industri ponsel pintar pesaing.

Kepemimpinan Carl Pei selaku CEO Nothing kembali menjadi sorotan tajam berkat komentarnya yang blak-blakan mengenai strategi produk sang kompetitor raksasa. Lewat sebuah konten video yang dibagikan secara luas melalui platform Instagram dan YouTube miliknya, ia tidak segan melontarkan kritik pedas. Menurut pandangannya, perangkat lipat perdana buatan Apple tersebut sama sekali tidak sebanding dengan biaya yang harus dikeluarkan oleh konsumen. Komentar blak-blakan ini langsung memicu diskusi luas di kalangan penggemar teknologi mengenai kewajaran harga perangkat lipat masa kini.

๐Ÿ›’ LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »

Menyoroti Ketimpangan Harga dan Spesifikasi

Poin utama yang dipersoalkan oleh pimpinan perusahaan rintisan tersebut berkaitan erat dengan komparasi nilai dan spesifikasi teknis yang didapatkan pembeli. Dengan merogoh kocek hingga dua ribu dolar, pengguna justru harus puas menerima fitur yang tergolong minim jika dibandingkan lini ponsel papan atas lainnya. Ia secara khusus menyoroti bahwa banderol harga tersebut jauh lebih tinggi daripada varian iPhone Pro konvensional. Padahal, dari sisi kapabilitas perangkat, produk lipat baru ini justru mengusung fungsi yang lebih terbatas untuk penggunaan sehari-hari.

Kritikan tersebut diperkuat dengan rincian spesifikasi yang dinilai tertinggal jauh dari standar ponsel flagship masa kini di kelas harga serupa. Perangkat mutakhir itu dilaporkan absen dari kehadiran lensa kamera telephoto yang biasanya diandalkan untuk pembesaran optik jarak jauh. Selain itu, kualitas kamera swafoto bagian dalam perangkat juga dinilai berada di bawah standar kemampuan fotografi kamera depan iPhone 18 Pro. Satu hal lagi yang paling disayangkan oleh banyak pihak adalah ketiadaan sistem pengenalan wajah biometrik modern yang sudah menjadi andalan.

Faktor Desain Tipis dan Keterbatasan Ruang

Kendala teknis di balik absennya sejumlah fitur esensial tersebut tampaknya bermuara pada pilihan desain fisik yang diusung oleh pabrikan. Raksasa teknologi tersebut merancang bodi perangkat lipat ini dengan tingkat ketipisan ekstrem, yakni hanya berukuran 5,2 milimeter saat dibentangkan penuh. Desain ramping ini tentu membatasi ketersediaan ruang internal untuk menjejalkan komponen perangkat keras yang kompleks dan berukuran besar. Konsekuensinya, komponen sensor pengenalan wajah canggih serta modul lensa telefoto terpaksa ditiadakan demi merampingkan bentuk fisik.

Kritik Tajam Pimpinan Nothing untuk Ponsel Lipat Perdana Apple (2)
Foto: Detik Inet

Kendati demikian, pihak pabrikan tampaknya sudah mengantisipasi potensi kekecewaan dari para pengguna awal terkait absennya dua fungsi utama tersebut. Berbagai laporan dari pengamat industri terkemuka mengindikasikan bahwa perusahaan asal Cupertino sudah mulai merancang perbaikan substansial untuk produk masa depan. Fokus pengembangan kini diarahkan untuk mengintegrasikan teknologi pemindai wajah dan lensa telefoto pada iterasi berikutnya. Meskipun demikian, fitur-fitur penyempurnaan tersebut diprediksi baru akan benar-benar terwujud pada generasi ketiga perangkat lipat mereka kelak.

Sorotan pada Tren Fitur dan Gimmick Pemasaran

Aspek lain yang menjadi sasaran kritik pedas sang pimpinan perusahaan pesaing adalah bagaimana cara publik dan media sosial merespons inovasi tersebut. Sebagian besar pujian yang beredar di dunia maya ternyata lebih banyak terpusat pada keindahan transisi animasi ketika layar perangkat dibuka. Bagi sang kritikus, unsur visual semacam itu hanyalah pemanis antarmuka belaka yang tidak memberikan esensi fungsional berarti. Terbukti, tidak butuh waktu lama bagi pengembang pihak ketiga untuk menciptakan tiruan animasi serupa bagi perangkat lipat Android pesaing.

Pandangan sinis terhadap tren perangkat layar lipat sebenarnya bukan kali pertama disuarakan oleh tokoh industri kelahiran Tiongkok tersebut ke hadapan publik. Jauh sebelum produk terbaru ini lahir ke pasaran, ia pernah menyatakan bahwa kategori ponsel lipat merupakan bentuk inovasi yang dipaksakan. Menurut analisanya pada masa lalu, vendor seolah sengaja menciptakan kebutuhan baru demi mendongkrak penjualan tanpa benar-benar memberikan solusi mendasar bagi pengguna. Sikap kritis yang konsisten ini menunjukkan adanya persaingan visi yang semakin tajam dalam lanskap inovasi perangkat bergerak.

Pada akhirnya, kehadiran perangkat inovatif dengan banderol selangit ini menyisakan tanda tanya besar mengenai arah perkembangan industri telekomunikasi masa depan. Di satu sisi, pabrikan terus berlomba memamerkan pencapaian rekayasa hardware tertipis demi menarik perhatian konsumen kelas atas. Namun di sisi lain, kritik tajam mengingatkan bahwa fungsi dasar dan nilai ekonomis tetap menjadi pertimbangan paling rasional bagi pembeli. Pasar secara keseluruhanlah yang nantinya akan membuktikan apakah kecanggihan visual mampu mengalahkan kebutuhan fungsional dalam jangka panjang.

Sumber: Detik Inet

Jangan sampai ketinggalan berbagai informasi teknologi paling update dan ulasan menarik seputar gadget dunia. Tetap ikuti terus perkembangan beritanya agar wawasan kamu semakin luas setiap hari.

๐Ÿ“˜ Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini

๐Ÿ’ฌ Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini

โœˆ๏ธ Update berita tercepat ada di Channel Telegram kami. Gabung sekarang, gratis, tanpa ketinggalan kabar terbaru.

Gabung Channel Telegram »

๐Ÿ“ฐ Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog

Kata kunci terkait: iPhone Duo, Carl Pei, Nothing, ponsel lipat, harga iPhone Duo, Apple, smartphone terbaru

#LapakStore88

Sumber asli: Detik Inet