:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374734/original/042552800_1792062386-IMG_7528.jpg)
LokalStore88 Kamis,15 Oktober 2026.
Angka 564 Mbps untuk kecepatan download bukan sekadar statistik di layar ponsel, melainkan indikasi nyata tentang potensi masa depan internet di Indonesia. Hasil pengujian lapangan ini menunjukkan bahwa konektivitas 5G di kawasan pendidikan dan bisnis yang padat mulai memberikan performa yang jauh melampaui ekspektasi umum. Bagi pengguna yang kerap terganggu oleh koneksi lambat saat bekerja atau menghibur diri, data ini menjadi sinyal positif bahwa perubahan infrastruktur telekomunikasi sedang bergerak cepat di tanah air.
Uji coba intensif ini dilakukan pada Kamis, 15 Oktober 2026, oleh tim Tekno Liputan6.com yang menelusuri sejumlah titik strategis di dua kota besar, yaitu Yogyakarta dan Solo. Rute pengujian dipilih dengan cermat untuk merepresentasikan berbagai skenario penggunaan jaringan, mulai dari area stasiun yang ramai hingga perjalanan antarkota. Pendekatan ini memastikan bahwa hasil yang diperoleh tidak hanya dari kondisi ideal di laboratorium, tetapi dari dinamika nyata di lapangan yang melibatkan banyak faktor lingkungan.
๐ LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »
Titik awal pengujian dimulai dari Stasiun Tugu Yogyakarta, sebuah simpul transportasi yang dikenal dengan kepadatan pengunjung yang tinggi. Di lokasi tersebut, tim pengujian menggunakan perangkat Motorola Edge 60 5G untuk mengukur stabilitas dan kecepatan jaringan. Hasil yang tercatat menunjukkan kemampuan jaringan untuk tetap responsif di tengah kerumunan, dengan kecepatan download mencapai 415 Mbps dan upload sebesar 51,5 Mbps. Angka ini mengkonfirmasi bahwa jaringan mampu menangani banyak permintaan data secara simultan tanpa penurunan kualitas yang signifikan.
Performa Di Jalur Perjalanan
Setelah menguji di titik statis, pengujian berlanjut saat tim bergerak dari Yogyakarta menuju Solo menggunakan kereta Inspeksi 4. Kondisi dalam kereta yang bergerak menjadi tantangan tersendiri bagi stabilitas sinyal, namun hasil yang diperoleh tetap menjanjikan. Menggunakan iPhone 16 Pro Max, kecepatan download tercatat mencapai 306 Mbps dengan kecepatan upload 29,9 Mbps meskipun perangkat sedang dalam mode perpindahan seluler. Data ini membuktikan bahwa teknologi 5G memiliki kemampuan retensi sinyal yang baik selama perjalanan, yang sangat krusial bagi pengguna yang membutuhkan koneksi internet kontinu untuk keperluan kerja atau hiburan selama di perjalanan jauh.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374734/original/042552800_1792062386-IMG_7528.jpg)
Perjalanan berakhir di Kota Solo, tepatnya di sebuah restoran, yang menjadi titik pengujian terakhir dalam rangkaian ini. Di lokasi ini, performa jaringan kembali menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan titik-titik sebelumnya. Dengan menggunakan Samsung Galaxy S23 Plus, tim mencatat kecepatan download menembus angka 564 Mbps dan kecepatan upload 69,3 Mbps. Peningkatan drastis ini menandakan bahwa infrastruktur di pusat-pusat aktivitas ekonomi dan wisata di Solo telah dioptimalkan untuk memberikan kecepatan maksimum, memberikan pengalaman pengguna yang mulus dan minim latensi secara keseluruhan.
Cakupan dan Infrastruktur
Capaian kecepatan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat ekspansi jaringan 5G XLSmart di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta telah mencapai skala yang cukup luas. Saat ini, layanan 5G Blanket Coverage telah menjangkau 23 kota dan kabupaten di kedua provinsi tersebut. Cakupan ini tidak hanya terbatas pada pusat kota, tetapi juga meliputi area strategis seperti Kabupaten Sleman, Bantul, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, hingga Kota Surakarta. Strategi penempatan ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan konektivitas di berbagai segmen masyarakat, baik di pusat perkotaan maupun di wilayah penyangga yang berkembang pesat.
Dukungan infrastruktur fisik menjadi fondasi utama dari capaian performa tersebut. XLSmart telah mengoperasikan lebih dari 40.000 Base Transceiver Station (BTS) di kedua provinsi, dengan rincian lebih dari 9.600 di antaranya adalah BTS 5G. Kepadatan BTS ini memungkinkan jaringan untuk memiliki kapasitas yang lebih besar dalam menampung trafik data yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Dengan arsitektur jaringan yang padat, latensi dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga aktivitas real-time seperti streaming video resolusi tinggi, gaming online, atau konferensi video dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan yang berarti bagi pengguna di berbagai lokasi tersebut.
Bagi pelanggan yang ingin memanfaatkan potensi kecepatan ini, akses ke jaringan 5G XLSmart tersedia melalui merek layanan XL. Pelanggan dapat mengaktifkan layanan ini dengan memilih paket XL Ultra 5G+, yang dirancang khusus untuk memaksimalkan pengalaman koneksi cepat. Namun, tentu saja, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi, seperti memastikan perangkat yang digunakan mendukung teknologi 5G serta berada di dalam area cakupan jaringan yang telah ditentukan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan bahwa manfaat teknis dari infrastruktur yang dibangun dapat dinikmati secara langsung oleh para pengguna setia.
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9374735/original/069634500_1792062387-IMG_7517.jpg)
Visi Transformasi Digital
Di balik angka-angka kecepatan tersebut, terdapat visi strategis yang lebih besar terkait percepatan transformasi digital di Indonesia. Merza Fachys, Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSmart, menegaskan bahwa pengembangan jaringan ini merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memperluas akses konektivitas berkualitas. Ia melihat bahwa infrastruktur digital bukan hanya alat teknis, tetapi sebagai enabler bagi berbagai sektor kehidupan masyarakat. Dengan konektivitas yang andal, hambatan geografis dan keterbatasan akses informasi dapat diatasi, membuka pintu peluang baru bagi jutaan orang yang sebelumnya mungkin terbatas oleh kualitas internet yang kurang memadai di wilayah mereka.
Merza juga menyoroti pertumbuhan trafik internet di koridor Jogja-Solo sebagai indikator meningkatnya peran teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Peran 5G tidak lagi terbatas pada sekadar membuat loading halaman lebih cepat, tetapi bertransformasi menjadi katalisator bagi sektor-sektor vital seperti pendidikan, pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif. Misalnya, pelaku UMKM dapat memanfaatkan video berkualitas tinggi untuk pemasaran, sementara sektor pendidikan dapat mengadopsi metode pembelajaran interaktif yang memerlukan bandwidth besar. Dengan demikian, teknologi menjadi mitra dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi lokal di tingkat regional maupun nasional.
Sudut pandang teknis diutarakan oleh Shurish Subbramaniam, Direktur dan Chief Technology Officer XLSmart, yang menjelaskan filosofi di balik pendekatan 5G Blanket Coverage. Ia menekankan bahwa tujuan utama bukan hanya memperluas peta cakupan di atas kertas, tetapi memastikan bahwa layanan dapat diakses di lebih banyak lokasi secara konsisten. Ini berarti pengguna tidak lagi perlu mencari-cari titik sinyal tertentu untuk mendapatkan performa optimal. Pendekatan ini dirancang untuk menghilangkan frustrasi pengguna yang sering mengalami fluktuasi sinyal di tempat-tempat spesifik, sehingga pengalaman menggunakan internet menjadi lebih prediktabel dan nyaman di berbagai situasi, baik di dalam ruangan maupun saat bergerak di luar ruangan.
Fokus pengembangan jaringan juga diarahkan pada peningkatan kapasitas dan kualitas untuk mendukung beragam aktivitas digital masyarakat. Shurish Subbramaniam menambahkan bahwa optimasi jaringan dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing zona, mulai dari kawasan pendidikan hingga destinasi wisata. Di area kampus, jaringan harus mampu handling ribuan perangkat mahasiswa yang mengakses materi kuliah secara bersamaan. Sementara di kawasan wisata, jaringan harus stabil untuk mendukung konten kreator yang mengunggah media sosial. Penyesuaian parameter jaringan per zona ini memastikan bahwa kebutuhan spesifik pengguna di setiap lokasi dapat terpenuhi dengan efisien, menciptakan ekosistem digital yang ekosistem yang sehat dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan di wilayah tersebut.
Sumber: Liputan6 Tekno
Bagaimana pendapat Anda tentang percepatan jaringan di kota Anda? Ikuti terus kanal resmi LapakStore88 untuk mendapatkan update teknologi terbaru dan ulasan produk gadget secara berkala agar Anda tidak ketinggalan informasi penting.
๐ Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini
๐ฌ Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini
โ๏ธ Update berita tercepat ada di Channel Telegram kami. Gabung sekarang, gratis, tanpa ketinggalan kabar terbaru.
Gabung Channel Telegram »๐ฐ Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog
Baca juga:
Kata kunci terkait: kecepatan 5G XLSmart, jaringan 5G Jawa Tengah, speedtest 5G Solo, cakupan 5G Jogja, transformasi digital Indonesia, kualitas jaringan XL
#LapakStore88


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3943573/original/081613800_1645615037-bocoran_iPhone_14.jpg)
