:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375560/original/068055700_1792158367-Lip6g_2026_10_16_r_diva_da_8-20261016-003-busan.jpg)
LokalStore88 Sabtu,17 Oktober 2026.
Panggung Dangdut Academy 8 sudah menyusut ke Top 12, tapi satu nama masih saja jadi perbincangan hangat di kalangan penggemar: Diva, penyanyi asal Kuantan Singingi. Suaranya merdu, parasnya cantik, dan penguasaan panggungnya mumpuni โ sebuah paket lengkap yang bikin banyak orang yakin ia bisa melangkah jauh. Tapi justru di titik itu, juri senior Soimah melempar peringatan yang terdengar sederhana namun tajam: karakter.
Peringatan itu bukan tanpa dasar. Dalam dunia tarik suara, terutama dangdut, memiliki suara bagus saja tidak cukup. Persaingan antarpenyanyi makin ketat setiap tahun, dan penonton punya selera yang terus berubah. Tanpa ciri khas yang kuat, seorang penyanyi bisa cepat dilupakan meski secara teknis vokal ia tak bercela.
๐ LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »
Peringatan Soimah di Babak Top 15
Saat mendampingi Diva di babak Top 15 beberapa hari lalu, Soimah menyoroti satu hal yang menurutnya paling krusial. Ia menegaskan perkara karakter itu penting, bahkan sangat penting. Menurut Soimah, orang cantik banyak, suara bagus pun banyak. Orang Indonesia, katanya, tak kekurangan penyanyi dengan kualitas vokal mumpuni. Yang membedakan satu dengan yang lain adalah karakter.
Juri yang akrab disapa Mae itu lalu memberi contoh konkret. Ia mengaku bukan penyanyi dangdut tulen, namun karakter yang ia bangun selama bertahun-tahun justru membuatnya tetap dikenal. Ia kemudian bertanya retoris kepada Diva soal siapa yang karakternya lebih kuat. Pertanyaan itu bukan sekadar guyonan panggung, melainkan tamparan halus agar Diva mulai serius mencari jati dirinya sebagai penyanyi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375560/original/068055700_1792158367-Lip6g_2026_10_16_r_diva_da_8-20261016-003-busan.jpg)
Soimah juga mengingatkan bahwa tanpa karakter, karier seorang penyanyi bisa tenggelam begitu saja. Bakat-bakat baru bermunculan setiap tahun, dan mereka datang dengan energi serta warna yang segar. Jika Diva tak segera menemukan pembeda, ia berisiko tersapu oleh gelombang pendatang baru yang tak pernah berhenti.
Bayang-bayang Melly dan Cita Citata
Masukan Soimah tak berhenti pada soal karakter secara umum. Ia secara spesifik menyoroti dua sosok yang bayang-bayangnya masih terasa dalam penampilan Diva. Pertama, coach Melly, yang menurut Soimah masih tampak hadir dalam gaya bernyanyi Diva. Kedua, penyanyi senior Cita Citata, yang sering disebut-sebut memiliki kemiripan wajah dan aura dengan Diva.
Bagi Soimah, semua itu bagus-bagus saja. Namun ia melihat ada satu hal yang belum muncul: nyawa Diva sendiri. Ketika melihat wajah dan mendengar suaranya, penonton masih dibawa pada sosok lain, bukan pada Diva seutuhnya. Itulah yang kemudian ia sebut sebagai pekerjaan rumah besar.
Menarik dicermati, kritik Soimah tidak bersifat menjatuhkan. Ia justru menawarkan jalan keluar. Diva diminta untuk mencari, berkaca, dan mengulik sendiri apa yang bisa dieksplorasi. Soimah mendorongnya menemukan sesuatu yang tidak dimiliki orang lain, sesuatu yang hanya bisa lahir dari kejujuran seorang penyanyi terhadap dirinya sendiri.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375561/original/096219500_1792158367-g_2026_10_16_r_soimah-20261016-004-busan.jpg)
Kenapa Karakter Jadi Modal Utama
Dalam industri musik dangdut, karakter memang sering kali lebih menentukan daripada kualitas vokal semata. Penyanyi yang punya karakter kuat akan diingat penonton bahkan setelah panggung selesai. Mereka punya cara khas melafalkan lirik, gaya panggung yang khas, atau persona yang konsisten di setiap penampilan. Semua itu membuat mereka sulit digantikan.
Sebaliknya, penyanyi yang hanya mengandalkan kemiripan dengan idola tertentu cenderung sulit bertahan lama. Penonton mungkin terkesan di awal, tapi lama-kelamaan mencari sesuatu yang lebih personal. Di sinilah tantangan terbesar Diva: ia harus berani lepas dari kenyamanan meniru, dan mulai membangun identitasnya sendiri.
Bagi penonton setia ajang pencarian bakat, perjalanan Diva ini justru menarik untuk diikuti. Bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana ia merespons kritik dan tumbuh dari satu babak ke babak berikutnya. Proses itu kerap menjadi bagian paling menghibur dari sebuah kompetisi.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375562/original/055744100_1792158368-g_2026_10_16_r_lesti_kejora-20261016-071-busan.jpg)
Lanjut ke Top 12
Perjuangan Diva memang belum berhenti. Ia kembali tampil di babak Top 12 show malam kedua, Kamis 15 Oktober 2026. Di babak itu, Diva berada satu grup dengan Azzio, Ari, dan Ikhwan. Ia juga berduet dengan Eby DA7, sebuah kesempatan baru untuk menunjukkan sisi lain dari kemampuannya.
Bagaimana Diva menjawab tantangan Soimah, tentu jadi pertanyaan yang menggantung. Apakah ia akan mulai menampakkan karakter khasnya, atau masih terjebak dalam bayang-bayang nama-nama besar yang disebut sebelumnya. Jawabannya hanya bisa dilihat dari penampilannya di panggung.
Yang jelas, saran Soimah ini bukan hanya berlaku untuk Diva. Setiap peserta, bahkan setiap penyanyi pemula, bisa mengambil pelajaran dari sana. Bakat dan penampilan fisik adalah modal awal, tapi karakter adalah fondasi yang menentukan seberapa jauh karier bisa dibawa.
Dangdut Academy 8 masih menyisakan banyak babak, dan peta persaingan bisa berubah cepat. Bagi Diva, momen ini bisa jadi titik balik atau justru ujian yang menentukan. Semua bergantung pada keberaniannya mencari jati diri di atas panggung.
Sumber: Liputan6 Showbiz
Terus ikuti keseruan Dangdut Academy 8 sampai babak akhir, ya. Jangan sampai ketinggalan update terbaru soal peserta favorit dan komentar para juri. Pantengin terus LapakStore88 biar kamu selalu dapat berita paling hangat setiap hari.
๐ Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini
๐ฌ Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini
โ๏ธ Update berita tercepat ada di Channel Telegram kami. Gabung sekarang, gratis, tanpa ketinggalan kabar terbaru.
Gabung Channel Telegram »๐ฐ Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog
Baca juga:
Kata kunci terkait: dangdut academy 8, diva dangdut academy, soimah, cita citata, melly goeslaw, karakter penyanyi dangdut, top 12 dangdut academy
#LapakStore88
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375395/original/005188200_1792143692-g_2026_10_16_r_doddy_katamsi_meninggal-20261016-004-busan.jpg)
