LokalStore88 Sabtu,10 Oktober 2026.
Nama Putri Marino kembali mencuri perhatian di panggung internasional. Kali ini bukan karena perannya di layar lebar, melainkan karena penghargaan Face of Asia yang ia terima dalam ajang Marie Claire Asia Star Awards 2026 di Busan, Korea Selatan. Momen ini penting bukan hanya bagi karier Putri, tetapi juga bagi industri perfilman Indonesia yang semakin diakui di kawasan Asia. Penampilannya pun jadi sorotan, karena ia memilih gaya formal yang elegan dan klasik, jauh dari kesan berlebihan.
Ajang Marie Claire Asia Star Awards sendiri merupakan bagian dari perhelatan Busan International Film Festival, salah satu festival film paling bergengsi di Asia. Setiap tahunnya, acara ini mengumpulkan aktor dan aktris terbaik dari berbagai negara untuk merayakan pencapaian di dunia seni peran. Penghargaan Face of Asia menjadi salah satu kategori yang paling dinanti, karena diberikan kepada aktor muda yang dianggap mewakili dan memperkaya lanskap perfilman Asia. Kehadiran Putri di sana menandai langkah penting bagi aktris Indonesia untuk terus eksis di kancah regional.
๐ LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »
Bagi Putri, penghargaan ini bukan sekadar trofi. Ini adalah pengakuan atas kerja keras dan konsistensinya dalam memilih peran-peran yang menantang. Sejak awal kariernya, ia dikenal lewat karakter-karakter yang kuat dan beragam, baik di film maupun serial. Pencapaian ini juga membuktikan bahwa aktor Indonesia mampu bersaing dan diakui di tingkat Asia. Tentu saja, ini menjadi inspirasi bagi banyak aktor muda di tanah air untuk terus berkarya dan tidak takut menembus pasar internasional.
Gaya Formal yang Berbicara
Di malam penganugerahan, Putri tampil memukau dengan setelan blazer dan midi skirt hitam dari Chanel. Pilihan warna monokrom ini memberikan kesan formal yang kuat sekaligus timeless. Material halus khas rumah mode Prancis tersebut menghadirkan tekstur yang kaya, menciptakan tampilan terstruktur dan sophisticated tanpa perlu warna mencolok. Penampilannya seolah mengatakan bahwa keanggunan tidak selalu identik dengan gaun malam yang dramatis.
Blazer hitam menjadi elemen utama yang mempertegas kesan polished. Potongannya yang rapi dengan outline putih di bagian bawah memberikan siluet tegas pada tubuhnya. Detail tersebut juga menghadirkan keseimbangan antara karakter formal dan sentuhan feminin yang identik dengan gaya Chanel. Tekstur kainnya menambah dimensi visual, sehingga busana hitamnya tetap menarik dan tidak monoton. Ini contoh sempurna bagaimana tailoring yang tepat bisa membuat penampilan sederhana terlihat mewah.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369543/original/024357600_1791528456-Untitled_Design__100_.jpg)
Putri memadukannya dengan midi skirt hitam yang memperpanjang siluet dan menjaga keseluruhan tampilan tetap anggun. Panjang rok yang berada di bawah lutut menghadirkan kesan klasik sekaligus proporsional untuk acara penghargaan berskala internasional. Logo Chanel di bagian rok semakin mempertegas statusnya sebagai Human Chanel asal Indonesia di panggung dunia. Kombinasi blazer dan midi skirt ini menciptakan proporsi yang seimbang, tidak berlebihan, namun tetap memancarkan wibawa.
Pilihan busana ini terasa tepat untuk momen penting seperti Marie Claire Asia Star Awards. Alih-alih tampil dengan gaun malam yang dramatis, Putri memilih pendekatan gaya yang lebih understated melalui tailoring yang rapi dan tekstur material yang berbicara. Hasilnya adalah penampilan elegan yang tetap memiliki karakter. Ini menunjukkan bahwa busana formal tidak selalu harus hadir dalam bentuk gaun panjang; setelan yang terpotong dengan baik bisa sama kuatnya.
Pesan Gaya di Balik Setelan Chanel
Setelan hitam dari Chanel juga memperlihatkan daya tarik gaya klasik yang terus relevan lintas generasi. Dalam tampilan Putri, elemen ini berpadu dengan siluet midi yang feminin, menghasilkan gaya yang modern sekaligus abadi. Warna hitam yang ia pilih bukan sekadar aman, melainkan sebuah pernyataan tentang kepercayaan diri. Ia tidak perlu mencolok untuk terlihat menonjol; cukup dengan potongan dan material yang tepat, ia sudah berhasil mencuri perhatian.
Untuk menyempurnakan tampilannya, istri Chicco Jerikho itu memulas wajah dengan makeup yang effortless namun tetap terlihat bold. Makeup flawless yang ditutup dengan lipstik merah mempertegas pesonanya sebagai perempuan Indonesia. Rambut bob yang membingkai wajahnya turut mendukung gaya formal yang tetap anggun meski dengan tatanan rambut yang sederhana. Sentuhan lipstik merah menjadi aksen berani di tengah palet monokrom, menghidupkan seluruh penampilan.
Penampilan Putri di Busan ini juga mengirim pesan bahwa busana formal tidak harus rumit. Dengan memilih setelan yang clean dan aksesori minimal, ia justru tampil standout. Gaya seperti ini bisa menjadi referensi bagi banyak perempuan yang ingin tampil elegan di acara resmi tanpa harus merasa terbebani. Kuncinya adalah memahami proporsi tubuh dan memilih material yang berkualitas. Putri membuktikan bahwa kesederhanaan yang dirancang dengan baik bisa lebih berkesan daripada kemewahan yang berlebihan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369936/original/033164600_1791541149-Screenshot_2026-10-09_162435.jpg)
Dampak dan Relevansi bagi Dunia Hiburan
Pencapaian Putri Marino ini membawa dampak positif bagi industri hiburan Indonesia. Kehadirannya di ajang internasional bukan hanya mengharumkan namanya, tetapi juga membuka jalan bagi aktor-aktor lain untuk dikenal lebih luas. Festival film di Busan adalah tempat bertemunya para profesional dari berbagai negara, dan kehadiran Putri di sana bisa menjadi pintu masuk bagi kolaborasi lintas negara di masa depan. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi perkembangan perfilman nasional.
Selain itu, penghargaan Face of Asia menegaskan bahwa aktor Indonesia memiliki daya tarik dan kualitas yang diakui secara regional. Ini bisa memicu rasa bangga dan motivasi bagi para pelaku industri kreatif di tanah air. Ketika seorang aktris seperti Putri bisa meraih penghargaan di Korea Selatan, itu menunjukkan bahwa cerita dan karakter dari Indonesia memiliki tempat di hati penonton Asia. Dampaknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi perlahan akan memperkuat posisi Indonesia di peta perfilman Asia.
Tidak bisa dipungkiri, penampilan Putri juga menjadi sorotan media gaya. Setelan Chanel yang ia kenakan menjadi bahan perbincangan di kalangan penggemar mode. Banyak yang mengapresiasi keberaniannya memilih gaya formal yang tidak biasa untuk acara penghargaan. Ini menunjukkan bahwa fashion dan prestasi bisa berjalan beriringan, menciptakan citra yang kuat bagi seorang publik figur. Bagi para penggemar, momen ini sekaligus menjadi inspirasi gaya formal yang bisa ditiru untuk acara-acara istimewa.
Reaksi publik pun beragam, namun secara umum positif. Banyak yang mengucapkan selamat dan mengapresiasi pencapaian Putri. Ada juga yang membahas detail busananya, mulai dari potongan blazer hingga lipstik merah yang ia kenakan. Diskusi ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya peduli pada prestasi, tetapi juga pada bagaimana seorang selebriti membawa diri di panggung internasional. Putri berhasil memadukan keduanya dengan baik.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369544/original/027926000_1791528456-Screenshot_2026-10-09_133456.jpg)
Perjalanan Karier yang Terus Menanjak
Bagi yang mengikuti perjalanan Putri Marino, penghargaan ini terasa seperti buah dari kerja keras yang konsisten. Sejak debutnya di dunia akting, ia terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ia tidak hanya mengandalkan penampilan, tetapi juga kemampuan akting yang terus diasah. Peran-peran yang ia pilih seringkali menantang dan berbeda, menunjukkan keberaniannya untuk keluar dari zona nyaman. Dedikasi inilah yang akhirnya membuahkan pengakuan di tingkat Asia.
Penghargaan Face of Asia bisa menjadi batu loncatan untuk proyek-proyek yang lebih besar. Tidak menutup kemungkinan, ia akan dilirik oleh produser atau sutradara dari luar negeri. Namun, tentu saja semua itu butuh proses dan pilihan yang hati-hati. Yang jelas, prestasi ini menjadi bukti bahwa aktris Indonesia mampu bersaing. Ke depannya, kita bisa berharap lebih banyak lagi talenta tanah air yang mengikuti jejak Putri di panggung internasional.
Di sisi lain, momen ini juga mengingatkan kita bahwa dukungan terhadap industri film dalam negeri sangat penting. Ketika aktor kita berprestasi di luar, itu adalah hasil dari ekosistem yang sehat di dalam negeri. Peran rumah produksi, sutradara, penulis naskah, dan penonton sangat berarti. Putri Marino hanyalah salah satu contoh; masih banyak aktor dan aktris lain yang memiliki potensi serupa. Sudah saatnya kita terus memberikan apresiasi dan ruang bagi mereka untuk berkembang.
Dengan segala pencapaiannya, Putri Marino kini berada di posisi yang semakin diperhitungkan. Ia bukan lagi sekadar aktris muda berbakat, tetapi juga representasi wajah perfilman Indonesia di kancah global. Penghargaan Face of Asia 2026 akan menjadi catatan penting dalam perjalanan kariernya. Kita tunggu langkah selanjutnya dari Putri, dan semoga semakin banyak prestasi yang ia raih di masa depan. Keanggunan dan kerja kerasnya adalah kombinasi yang menginspirasi.
Secara keseluruhan, malam di Busan itu menjadi momen yang membanggakan bagi Putri Marino dan Indonesia. Penampilannya yang elegan dalam balutan Chanel menambah kesan berkelas pada penghargaan yang ia terima. Ini adalah contoh nyata bahwa gaya dan prestasi bisa berjalan seiring. Semoga pencapaian ini menjadi awal dari lebih banyak lagi pengakuan internasional bagi talenta Indonesia. Kita patut berbangga dan terus mendukung mereka.
Sumber: Liputan6 Lifestyle
Momen membanggakan seperti ini sayang banget kalau dilewatkan begitu saja. Yuk, terus ikuti kabar terbaru seputar dunia hiburan dan prestasi anak bangsa di kancah internasional bareng LapakStore88, biar kamu nggak ketinggalan update seru berikutnya!
๐ Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini
๐ฌ Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini
โ๏ธ Update berita tercepat ada di Channel Telegram kami. Gabung sekarang, gratis, tanpa ketinggalan kabar terbaru.
Gabung Channel Telegram »๐ฐ Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog
Baca juga:
Kata kunci terkait: Putri Marino, Face of Asia 2026, Marie Claire Asia Star Awards, Chanel, Busan, gaya formal elegan, penghargaan film Asia, Putri Marino Chanel
#LapakStore88
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369543/original/024357600_1791528456-Untitled_Design__100_.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371088/original/071361900_1791737532-photo__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371066/original/091167800_1791733827-SnapInsta.to_797035967_18625755457015117_1342880810951080224_n.jpg)