Selebritis 7 menit baca

Alasan Berlliana Lovell Pelihara Tikus Liar dan Beri Kamar Khusus di Apartemen

Cerita Berlliana Lovell, Tikus Liar di Apartemennya Kini Punya Kamar Sendiri

LokalStore88 Sabtu,10 Oktober 2026.

Seekor tikus liar yang awalnya cuma muncul sebagai kotoran di sudut apartemen, sekarang malah menempati kamar sendiri. Itulah kisah Tina, hewan pengerat yang dipelihara oleh Berlliana Lovell, aktris sekaligus selebgram berusia 34 tahun. Dari sekadar penghuni tak diundang, Tina kini sudah genap satu tahun hidup bersama sang pemilik di apartemen pribadinya. Kisah ini jadi menarik bukan cuma karena hewannya tidak biasa, tapi juga karena cara Berlliana mengambil keputusan yang mungkin tidak terpikirkan banyak orang.

Awal Mula Tina Masuk ke Kehidupan Berlliana

Semua bermula ketika Berlliana sedang sibuk syuting di luar kota, sehingga apartemennya jarang ditempati. Saat pulang, ia menemukan kotoran tikus berserakan di dalam unitnya. Rencana awalnya sederhana: membeli racun untuk mengusir atau membasmi tikus tersebut. Namun, rencana itu berubah setelah ia melihat langsung kondisi tikus yang kemudian ia beri nama Tina. Rasa takut awalnya bercampur dengan rasa kasihan, terutama karena ia tidak tega jika hewan itu harus mati karena dijepret atau diracun.

๐Ÿ›’ LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »

Keputusan untuk tidak membunuh tikus itu mungkin terdengar sepele, tapi bagi Berlliana itu adalah titik balik. Ia memilih jalan yang lebih repot: memelihara tikus liar yang notabene bukan hewan peliharaan biasa. Sejak saat itu, Tina tidak lagi menjadi hama, melainkan anggota baru di apartemennya. Perubahan status ini tentu bukan hal kecil, karena tikus liar dikenal sulit dijinakkan dan sering dianggap mengganggu. Namun, Berlliana membuktikan bahwa pendekatan yang sabar bisa mengubah banyak hal.

Keputusan itu juga bukan tanpa konsekuensi sosial. Beberapa rekan Berlliana sempat merasa takut ketika hendak berkunjung ke apartemennya. Mereka khawatir Tina akan berkeliaran bebas dan membuat tidak nyaman. Permintaan mereka jelas: jangan keluarkan Tina saat ada tamu. Berlliana pun mengakomodasi hal itu dengan memberikan kamar khusus untuk Tina. Jadi, meskipun Tina adalah tikus liar, ia tidak akan mengganggu siapa pun yang datang ke rumah.

Kamar Khusus hingga Pola Makan Hemat

Memberi kamar sendiri untuk tikus mungkin terdengar berlebihan bagi sebagian orang. Tapi bagi Berlliana, ini adalah solusi praktis agar Tina tetap aman dan tamu tetap nyaman. Kamar itu menjadi ruang pribadi Tina, lengkap dengan segala kebutuhannya. Dengan begitu, Tina tidak perlu berkeliaran di area umum apartemen ketika ada orang lain. Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa memelihara hewan liar memang butuh perencanaan, bukan sekadar ikut-ikutan gemas.

Soal biaya, banyak yang mengira memelihara tikus bisa menguras kantong. Anggapan itu ternyata tidak berlaku untuk Tina. Berlliana mengaku pengeluaran untuk makanannya sangat murah, sekitar Rp50 ribu bisa bertahan hingga dua bulan. Ia bahkan bercanda bahwa Tina mungkin tikus ras apartemen karena tidak butuh perawatan mahal. Angka itu tentu jauh lebih rendah dibandingkan biaya memelihara hewan seperti anjing atau kucing yang membutuhkan vaksin dan grooming rutin.

Selain pakan pelet khusus hamster, Berlliana juga memanfaatkan sisa bahan dapur untuk memberi makan Tina. Ia memang dikenal gemar memasak makanan rumahan, dan bagian ujung sayuran yang biasanya dibuang justru disisihkan untuk Tina. Kebiasaan ini membuat pengeluaran semakin hemat sekaligus mengurangi limbah dapur. Jadi, selain murah, pola makan Tina juga terbilang ramah lingkungan karena memanfaatkan sisa bahan yang masih layak.

Cerita Berlliana Lovell, Tikus Liar di Apartemennya Kini Punya Kamar Sendiri (2)
Foto: Liputan6 Selebritis

Kebiasaan memberi ujung sayuran itu juga menunjukkan sisi lain dari Berlliana. Ia tidak sekadar memelihara, tapi juga memperhatikan asupan gizi Tina dengan cara yang kreatif. Dalam beberapa kesempatan, ia menyebut bahwa tikusnya menerima makanan tambahan dari dapur setiap kali ia memasak. Ini adalah bentuk perhatian kecil yang mungkin tidak dilakukan semua pemelihara hewan. Baginya, Tina bukan sekadar tikus liar, melainkan makhluk hidup yang layak mendapatkan makanan layak.

Reaksi Publik dan Pandangan tentang Hewan Liar

Cerita Berlliana ini sontak menuai beragam reaksi. Ada yang menganggapnya menggemaskan karena bisa begitu penyayang pada hewan yang dianggap hama. Tidak sedikit pula yang merasa geli atau bahkan ngeri membayangkan tikus berkeliaran di apartemen. Namun, reaksi-reaksi itu justru membuat kisah Tina semakin menarik untuk dibicarakan. Publik selebgram memang sering kali tertarik pada hal-hal unik seperti ini, apalagi jika dibagikan dengan gaya bercerita yang santai.

Di sisi lain, keputusan Berlliana juga membuka diskusi tentang etika memperlakukan hewan liar. Banyak orang mungkin langsung memilih racun atau jebakan ketika menemukan tikus di rumah. Tapi Berlliana memilih opsi yang lebih manusiawi, meskipun tidak semua orang setuju. Terlepas dari pro dan kontra, ceritanya setidaknya memberi sudut pandang baru: bahwa hewan yang dianggap pengganggu pun bisa diberi kesempatan hidup layak. Tentu saja, ini bukan anjuran untuk semua orang memelihara tikus liar, karena risikonya tetap ada.

Para penggemar Berlliana pun tampaknya semakin penasaran dengan kehidupan sehari-hari Tina. Mereka mungkin ingin tahu bagaimana Tina berinteraksi dengan pemiliknya, atau apakah tikus itu benar-benar bisa jinak. Sayangnya, tidak banyak detail yang dibagikan soal perilaku Tina sehari-hari. Yang jelas, dari cerita yang ada, Tina sudah seperti bagian dari keluarga kecil Berlliana. Ia punya ruang sendiri, makanannya terjamin, dan tidak diganggu tamu yang takut.

Bagi sebagian orang, memelihara tikus liar mungkin terdengar aneh, bahkan berisiko. Tapi bagi Berlliana, keputusan itu datang dari rasa empati yang sederhana. Ia tidak tega melihat hewan kecil mati hanya karena dianggap hama. Dari situ, ia belajar bahwa merawat makhluk hidup tidak selalu butuh biaya besar. Kadang yang dibutuhkan hanya kemauan untuk peduli dan sedikit kreativitas dalam mengatur ruang serta makanan.

Dampak dan Pelajaran dari Kisah Tina

Kisah ini sebenarnya menyentuh isu yang lebih luas: bagaimana kita memperlakukan hewan yang hidup di sekitar kita. Tikus sering dianggap musuh, tapi Berlliana memilih untuk tidak serta-merta membunuhnya. Pilihannya memang tidak umum, tapi setidaknya ia memberikan contoh bahwa ada cara lain selain kekerasan. Dalam konteks kehidupan perkotaan, di mana manusia dan hewan sering berbagi ruang, sikap seperti ini bisa jadi bahan renungan.

Cerita Berlliana Lovell, Tikus Liar di Apartemennya Kini Punya Kamar Sendiri (3)
Foto: Liputan6 Selebritis

Tentu, memelihara tikus liar tidak bisa disamakan dengan memelihara hewan peliharaan konvensional. Ada risiko kesehatan dan kenyamanan yang harus diperhitungkan. Berlliana sendiri tampaknya sadar akan hal itu, makanya ia menyediakan kamar khusus dan menjaga agar Tina tidak mengganggu tamu. Jadi, meskipun terlihat santai, ada batasan yang tetap ia jaga. Ini menunjukkan bahwa keputusannya bukan sekadar impulsif, melainkan sudah dipikirkan matang.

Dari sisi biaya, cerita Tina juga membantah anggapan bahwa memelihara hewan itu selalu mahal. Dengan pakan pelet seharga Rp50 ribu untuk dua bulan, plus pemanfaatan sisa sayuran, perawatan Tina terbilang sangat ekonomis. Bagi orang yang ingin memelihara hewan tapi terkendala budget, kisah ini mungkin memberi perspektif berbeda. Namun perlu diingat, tikus liar tetap bukan pilihan umum dan butuh penanganan khusus.

Yang paling menarik dari kisah Berlliana mungkin bukan soal tikusnya, tapi soal bagaimana ia mengambil keputusan di tengah situasi yang tidak nyaman. Awalnya ia takut, lalu kasihan, lalu memutuskan untuk merawat. Proses itu menunjukkan bahwa empati bisa muncul bahkan pada hewan yang sering dianggap menjijikkan. Ini adalah cerita kecil yang mungkin tidak mengubah dunia, tapi setidaknya membuat kita berpikir sejenak tentang makhluk lain di sekitar kita.

Melihat ke Depan: Tina dan Berlliana

Kini Tina sudah berusia satu tahun, dan sepertinya ia akan terus menjadi bagian dari kehidupan Berlliana. Tidak ada tanda-tanda bahwa tikus itu akan dilepasliarkan atau dipindahkan. Dengan kamar khusus dan pola makan yang teratur, Tina mungkin akan hidup lebih lama dari tikus liar pada umumnya. Berlliana pun tampaknya betah dengan rutinitas barunya sebagai pemelihara tikus.

Ke depannya, bisa saja cerita Tina ini menginspirasi orang lain untuk lebih peduli pada hewan kecil di sekitar mereka. Tapi juga bisa jadi sebaliknya, menjadi peringatan bahwa memelihara hewan liar tidak semudah yang dibayangkan. Apapun itu, Berlliana sudah membuktikan bahwa keputusan kecil bisa menjadi cerita besar. Dan bagi para penggemarnya, kisah Tina menambah sisi unik dari kepribadian Berlliana yang selama ini dikenal sebagai selebgram dan aktris.

Pada akhirnya, tidak ada yang tahu berapa lama Tina akan hidup atau bagaimana kelanjutan kisahnya. Tapi satu hal yang pasti: tikus liar yang awalnya hanya meninggalkan kotoran di apartemen kini punya kamar sendiri. Itu adalah perubahan status yang cukup dramatis untuk seekor hewan pengerat. Dan semua itu berawal dari keputusan untuk tidak membeli racun, melainkan memilih merawat.

Bagi pembaca, cerita ini setidaknya menghibur dan memberi warna baru di dunia selebritas. Tidak melulu soal proyek film atau gosip, tapi juga soal hal-hal sederhana seperti tikus dan ujung sayuran. Kalau Anda penasaran dengan kelanjutan kisah Tina, pantau terus kanal berita terpercaya. Siapa tahu, ada cerita unik lain dari Berlliana dan hewan peliharaannya.

Sumber: Liputan6 Selebritis

Gimana menurutmu cerita Berlliana Lovell soal Tina ini? Kalau kamu suka berita-berita ringan tapi tetap berbobot, terus pantau kanal LapakStore88 biar nggak ketinggalan update terbaru lainnya. Ada banyak cerita menarik lain yang siap kamu baca, jadi jangan sampai lewat begitu saja ya!

๐Ÿ“˜ Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini

๐Ÿ’ฌ Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini

โœˆ๏ธ Update berita tercepat ada di Channel Telegram kami. Gabung sekarang, gratis, tanpa ketinggalan kabar terbaru.

Gabung Channel Telegram »

๐Ÿ“ฐ Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog

Kata kunci terkait: Berlliana Lovell, tikus peliharaan, selebgram, hewan peliharaan unik, tikus liar, kamar khusus tikus, artis Indonesia, Berlliana Lovell tikus

#LapakStore88

Sumber asli: Liputan6 Selebritis