Selebritis 7 menit baca

Brand Terkait Ruben Onsu Ikut Diserang Hujatan, Kuasa Hukum Siap Lapor Polisi

Hujatan Meluas ke Brand, Kubu Ruben Onsu Sinyalkan Langkah Hukum

LokalStore88 Selasa,13 Oktober 2026.

Satu unggahan berisi rekaman panggilan video rupanya cukup untuk memicu gelombang serangan yang jauh lebih luas dari yang mungkin dibayangkan siapa pun. Rekaman itu beredar lewat akun Sarwendah, lalu dengan cepat dikait-kaitkan dengan Ruben Onsu. Dari situ, hujatan yang semula mengarah ke satu nama mulai merembet ke mana-mana, termasuk ke brand-brand yang selama ini berhubungan dengan Ruben. Bagi publik yang mengikuti dunia hiburan, kejadian ini jadi pengingat bahwa batas antara urusan pribadi dan ruang publik kini nyaris tidak ada. Dan ketika hujatan sudah menyerang pihak ketiga, persoalannya bukan lagi soal sensasi, melainkan soal hukum.

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkap bahwa serangan itu memang sudah mulai terjadi. Ia menyampaikannya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (13/10). Menurut dia, ada pihak yang menghubungkan rekaman video call tersebut dengan Ruben, lalu menyerang lingkungan sekitar kliennya. Minola mengaku belum bisa memastikan apakah akun-akun penyerang itu palsu atau asli. Yang jelas, katanya, serangan tersebut sudah berlangsung dan menyasar lebih dari satu sasaran. Pernyataan itu jadi titik awal terbukanya persoalan yang lebih besar dari sekadar perdebatan di kolom komentar.

๐Ÿ›’ LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »

Bentuk serangannya, menurut Minola, berupa hujatan dan kata-kata yang memojokkan Ruben. Narasi yang dibangun tidak berhenti pada kritik, melainkan cenderung menjatuhkan. Ia menyoroti bahwa hal semacam ini tentu membuat situasi tidak nyaman, bukan hanya bagi Ruben, tetapi juga bagi orang-orang yang bekerja dan berhubungan dengannya. Dalam kasus seperti ini, dampaknya kerap tidak terasa langsung, tapi perlahan menggerus reputasi dan ruang gerak profesional seseorang. Ketidaknyamanan itu pula yang kemudian mendorong munculnya pembicaraan soal langkah hukum.

Serangan yang Tak Lagi Menyasar Satu Orang

Yang kemudian menarik perhatian adalah merembetnya serangan ke brand-brand yang terkait dengan Ruben. Menurut Minola, brand-brand itu sudah mulai diserang. Ini menandai pergeseran penting: dari yang semula hanya soal sosok Ruben, kini pihak ketiga yang tidak terlibat langsung dalam persoalan ikut terdampak. Bagi perusahaan, nama baik adalah aset, sehingga serangan semacam itu berpotensi menimbulkan kerugian yang nyata. Dari titik inilah wacana upaya hukum mulai dibicarakan secara terbuka oleh pihak kuasa hukum.

Hujatan Meluas ke Brand, Kubu Ruben Onsu Sinyalkan Langkah Hukum (2)
Foto: Liputan6 Showbiz

Minola menyatakan bahwa pihaknya membuka peluang menempuh jalur hukum apabila serangan-serangan itu berujung pada kerugian. Ia menyebut tidak menutup kemungkinan adanya upaya hukum atas kerugian yang ditimbulkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Pernyataan ini penting karena menunjukkan bahwa kubu Ruben tidak hanya bersikap defensif, tapi juga menyiapkan langkah lanjutan. Namun ia juga tidak buru-buru, karena semuanya bergantung pada sejauh mana dampak yang muncul. Sikap semacam ini lazim diambil sebelum langkah hukum resmi benar-benar ditempuh.

Dalil Fakta yang Didapat Secara Melawan Hukum

Ada satu dalil yang ditekankan Minola: serangan tersebut, menurut penilaiannya, menggunakan fakta yang diperoleh dengan cara melawan hukum. Dari sudut pandang hukum, cara sebuah informasi didapat memang bisa menentukan apakah penggunaannya sah atau tidak. Jika fakta diperoleh lewat jalan yang tidak dibenarkan, pemanfaatannya untuk menyerang pihak lain berpotensi jadi persoalan serius. Karena itu, ia menilai serangan terhadap pihak-pihak tertentu itu pun dilakukan dengan cara yang melawan hukum. Dalil inilah yang kemungkinan besar akan menjadi salah satu pijakan jika perkara berlanjut ke tahap berikutnya.

Minola juga menegaskan bahwa tidak ada satu orang pun yang kebal hukum. Ia menyebut Indonesia sebagai negara hukum, sehingga setiap tindakan yang merugikan pihak lain punya konsekuensinya sendiri. Pernyataan itu seolah menjadi peringatan bagi siapa saja yang merasa aman karena bersembunyi di balik layar. Dalam banyak kasus pencemaran nama baik, pelaku memang merasa tidak akan tersentuh karena identitasnya tidak diketahui. Padahal, secara prinsip, hukum berlaku sama bagi semua orang tanpa terkecuali, termasuk mereka yang memakai akun tanpa nama.

Meski sudah menyinggung soal upaya hukum, Minola belum memberikan kepastian soal rencana melaporkan akun-akun tersebut ke polisi. Pihaknya memilih melihat perkembangan situasi di ruang publik terlebih dahulu. Menurut dia, perlu dilihat apakah setelah ini ruang publik akan kembali kondusif dan orang-orang kembali fokus pada pekerjaannya masing-masing. Alternatifnya, bisa saja masih ada pihak yang terus nyinyir dan membangun narasi yang menantang. Keputusan soal langkah hukum karenanya masih menunggu dinamika yang terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Minola secara khusus meminta pihak yang ingin menantang hukum agar tidak bersembunyi di balik akun palsu. Seruan itu menyiratkan harapan agar perdebatan, jika memang ada, dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab. Ia juga mengajak semua pihak menjaga ruang publik tetap kondusif dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ajakan semacam ini terdengar sederhana, tapi dalam praktiknya sering kali sulit diwujudkan ketika emosi publik sudah tersulut. Di titik ini, sikap warganet menentukan apakah persoalan mengecil atau justru meluas.

Hujatan Meluas ke Brand, Kubu Ruben Onsu Sinyalkan Langkah Hukum (3)
Foto: Liputan6 Showbiz

Deretan Agenda Hukum yang Sedang Berjalan

Di tengah riuhnya sorotan publik, agenda hukum Ruben Onsu ternyata tidak hanya satu. Minola menyebut ada tiga laporan yang sedang berjalan. Selain itu, ia menyampaikan bahwa pada hari itu sedang berlangsung perkara wanprestasi. Ia juga menyebut bahwa besok pihaknya akan menjalani pembuktian dalam kasus gugatan Hasuana. Artinya, Ruben harus menghadapi beberapa front persoalan hukum secara bersamaan. Situasi ini menuntut tim hukumnya membagi perhatian sekaligus menjaga agar proses di tiap perkara tidak saling mengganggu.

Bagi publik yang mengikuti kasus ini, rangkaian agenda tersebut menjelaskan mengapa kubu Ruben cenderung berhati-hati dalam bersikap. Setiap pernyataan berpotensi memengaruhi persepsi di ruang sidang maupun di media. Karena itu, Minola berulang kali menekankan pentingnya menghormati proses yang sedang berjalan. Ia meminta semua pihak tidak menambah keruh situasi dengan narasi yang memperkeruh suasana. Pesannya jelas: biarkan mekanisme hukum bekerja sesuai jalurnya, tanpa tekanan dari luar yang tidak perlu.

Dampak bagi Brand dan Ekosistem Selebriti

Serangan yang menyasar brand membuka pembicaraan lebih luas soal risiko bekerja sama dengan figur publik. Dalam industri hiburan dan periklanan, nama besar seorang figur bisa menjadi daya tarik sekaligus titik rawan. Ketika sorotan publik berubah arah menjadi gelombang hujatan, brand yang tidak terlibat pun bisa ikut terdampak. Reputasi yang dibangun bertahun-tahun bisa terganggu dalam hitungan hari. Karena itu, pernyataan Minola soal potensi kerugian bukan sekadar wacana, melainkan gambaran risiko nyata yang dihadapi pihak ketiga.

Bagi Ruben sendiri, tekanan ini datang di saat ia sudah berhadapan dengan sejumlah perkara. Kombinasi antara sorotan media, serangan daring, dan proses hukum membuat situasinya jauh dari sederhana. Namun, ada pula sisi lain yang perlu dicatat: tidak semua respons publik bersifat menyerang. Sebagian warganet memilih menunggu hasil proses hukum sebelum menilai. Sikap menahan diri seperti itu penting, karena kasus yang belum tuntas sebaiknya tidak diputus lebih dulu oleh opini di media sosial.

Hujatan Meluas ke Brand, Kubu Ruben Onsu Sinyalkan Langkah Hukum (4)
Foto: Liputan6 Showbiz

Kasus ini juga menyoroti persoalan akun anonim yang sering dipakai untuk menyerang. Minola mengaku tidak tahu pasti apakah akun-akun penyerang itu palsu atau asli. Ketidakpastian semacam ini justru menambah rumit penanganannya, karena identitas pelaku sulit dilacak. Di sisi lain, keberadaan akun anonim membuat sebagian orang merasa bebas melontarkan apa saja. Padahal, kebebasan berpendapat tetap punya batas, terutama ketika sudah menyentuh ranah penghinaan dan pencemaran nama baik.

Untuk publik yang lebih luas, peristiwa ini bisa jadi bahan pembelajaran soal literasi digital. Menyebarkan potongan informasi tanpa konteks, apalagi yang didapat dengan cara tidak semestinya, berisiko merugikan orang lain. Ketika informasi itu dipakai untuk menyerang, dampaknya tidak berhenti pada satu figur, tapi bisa meluas ke pihak ketiga yang tidak bersalah. Kesadaran untuk memverifikasi dan menahan diri menjadi kunci. Ruang publik yang sehat tidak dibangun dari hujatan, melainkan dari diskusi yang bertanggung jawab.

Ke depan, arah kasus ini akan sangat bergantung pada dua hal: perkembangan situasi di ruang publik dan kelanjutan proses hukum yang sedang berjalan. Jika hujatan mereda, besar kemungkinan langkah hukum tambahan tidak ditempuh. Sebaliknya, bila serangan terus berlanjut dan menimbulkan kerugian, opsi hukum yang telah disinggung Minola bisa segera direalisasikan. Semuanya masih terbuka. Yang jelas, kubu Ruben menyatakan tidak akan tinggal diam jika dampaknya sudah terasa.

Apa yang terjadi pada Ruben Onsu dan brand-brand terkait menunjukkan bahwa di era media sosial, satu unggahan bisa memicu efek berantai yang sulit dikendalikan. Persoalan yang semula tampak pribadi bisa berubah menjadi perkara publik, bahkan masuk ke ranah hukum. Publik tentu boleh mengikuti perkembangan kasus ini, tapi cara mengikutinya juga menentukan. Menghormati proses hukum sambil menahan diri dari hujatan adalah sikap yang paling masuk akal. Sebab pada akhirnya, keadilan tidak ditentukan oleh riuhnya komentar, melainkan oleh fakta yang teruji di ruang sidang.

Sumber: Liputan6 Showbiz

Kalau Saya sih memang paling suka mengikuti perkembangan berita seperti ini sampai tuntas, bukan cuma berhenti di satu potongan informasi. Makanya, jangan lupa terus pantau kanal resmi LapakStore88 supaya tidak ketinggalan kabar terbaru dan sudut pandang yang lebih lengkap. Simpan juga kebiasaan cek update rutin, biar Saya dan Anda sama-sama tahu kelanjutannya.

๐Ÿ“˜ Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini

๐Ÿ’ฌ Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini

โœˆ๏ธ Update berita tercepat ada di Channel Telegram kami. Gabung sekarang, gratis, tanpa ketinggalan kabar terbaru.

Gabung Channel Telegram »

๐Ÿ“ฐ Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog

Kata kunci terkait: ruben onsu, sarwendah, minola sebayang, kuasa hukum ruben onsu, hujatan netizen, gugatan hasuana, video call ruben onsu, brand ruben onsu

#LapakStore88

Sumber asli: Liputan6 Showbiz