Kesehatan 4 menit baca

Makan Malam Bikin BB Naik Cuma Mitos, Dokter Gizi Beberkan Faktanya

Mitos Makan Malam Sebabkan Kegemukan Dibongkar Pakar Gizi

LokalStore88 Jumat,16 Oktober 2026.

Menahan lapar sepanjang malam demi menjaga angka timbangan tetap ideal sering kali berujung pada siksaan batin yang melelahkan. Banyak orang meyakini bahwa menyantap makanan setelah petang merupakan tiket kilat menuju penambahan massa tubuh yang tidak diinginkan. Ketakutan ini bahkan membuat sebagian kalangan rela mengunci dapur atau berhenti mengunyah apa pun selepas jam enam sore demi penampilan fisik yang terjaga. Padahal, ketakutan berlebihan terhadap jam makan tertentu ini kerap kali didasarkan pada asumsi keliru yang sudah terlanjur mengakar di tengah masyarakat luas. Anggapan yang menyudutkan waktu malam sebagai musuh utama kebugaran tubuh ternyata menyimpan cerita lain yang jauh dari kebenaran ilmiah.

Dunia kesehatan melalui penjelasan para ahli kini mulai meluruskan berbagai kesalahpahaman seputar waktu makan yang selama ini dianggap tabu. Spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, dengan tegas membantah teori lama yang menyatakan bahwa kegiatan mengunyah di malam hari secara otomatis memicu kegemukan. Menurut pandangan medis yang ia sampaikan dalam sebuah siaran langsung di platform digital pada Kamis, 15 Oktober 2026, waktu makan bukanlah penentu utama perubahan berat badan seseorang. Penjelasan ini tentu menjadi angin segar bagi mereka yang sering kali merasa bersalah karena terpaksa menyantap hidangan agak larut akibat kesibukan harian yang padat.

๐Ÿ›’ LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »

Faktor Utama Pemicu Kenaikan Berat Badan

Penyebab sesungguhnya dari melonjaknya angka pada timbangan badan terletak pada akumulasi energi yang masuk ke dalam tubuh secara keseluruhan. Ketika seseorang mengonsumsi makanan dengan jumlah yang melampaui batas kebutuhan energi harian, di situlah masalah penumpukan lemak mulai terjadi. Artinya, tubuh tidak peduli apakah kelebihan energi tersebut berasal dari sarapan pagi, makan siang, ataupun hidangan malam hari yang disantap usai beraktivitas. Selama total asupan kalori harian tetap berada dalam kendali yang wajar, penambahan berat badan yang drastis tidak akan terjadi begitu saja.

Bahkan, menyantap hidangan pada pukul delapan malam sekalipun sebenarnya merupakan hal yang sangat wajar dilakukan tanpa perlu merasa cemas berlebihan. Selama rentang waktu dari pagi hingga sore hari asupan nutrisi seseorang belum mencapai batas maksimal, makan malam terlambat tidak akan langsung merusak bentuk tubuh. Fleksibilitas waktu makan ini memberikan keleluasaan bagi individu yang memiliki jadwal kerja padat sehingga baru bisa menikmati makanan utama di penghujung hari. Fleksibilitas tersebut membuktikan bahwa tubuh manusia memproses zat gizi berdasarkan jumlah total harian, bukan sekadar melihat jam berapa makanan tersebut mulai dikunyah.

Mitos Makan Malam Sebabkan Kegemukan Dibongkar Pakar Gizi (2)
Foto: Detik Health

Pentingnya Distribusi Makanan Sepanjang Hari

Meskipun menyantap makanan di malam hari diperbolehkan secara medis, sengaja membiarkan lambung kosong seharian penuh bukanlah sebuah strategi bijak. Tindakan menahan lapar sejak pagi hanya untuk melampiaskannya dalam porsi raksasa saat malam tiba justru mendatangkan masalah kesehatan baru yang merugikan. Pola makan ekstrem seperti itu membuat tubuh kesulitan memproses makanan secara optimal dalam satu kesempatan waktu yang sangat singkat. Akibatnya, target nutrisi harian yang dibutuhkan oleh organ tubuh tidak akan pernah tercapai dengan sempurna melalui cara yang keliru tersebut.

Salah satu komponen gizi penting yang sering kali gagal terpenuhi akibat pola makan buruk ini adalah asupan protein harian tubuh. Jika seseorang hanya mengandalkan satu kali waktu makan besar di malam hari, target konsumsi protein seperti sembilan puluh gram tentu mustahil terpenuhi. Padahal, protein memegang peranan krusial dalam menjaga massa otot, memperbaiki jaringan sel, serta mempertahankan kelangsungan metabolisme tubuh yang sehat. Kekurangan zat pembangun ini lambat laun akan melemahkan kondisi fisik secara keseluruhan dan mengganggu keseimbangan fungsi organ vital di dalam tubuh.

Strategi Pengaturan Jadwal Makan yang Ideal

Menghindari berbagai dampak buruk dari pola makan yang tidak teratur menuntut kesadaran untuk membagi jadwal konsumsi secara lebih bijak. Para ahli gizi selalu menganjurkan agar asupan makanan disebar ke dalam beberapa sesi kecil sepanjang hari demi menjaga stabilitas metabolisme. Dengan memecah porsi makan menjadi tiga hingga empat kali waktu makan utama ditambah satu kali camilan sehat, tubuh mendapatkan pasokan energi stabil. Pendekatan terstruktur ini memastikan setiap nutrisi penting terserap dengan baik tanpa membebani sistem pencernaan secara berlebihan pada satu waktu tertentu.

Kesadaran untuk meninggalkan mitos seputar jam makan malam diharapkan mampu mengubah cara pandang masyarakat dalam menjalani pola hidup sehat. Menjaga berat badan ideal bukanlah tentang menyiksa diri dengan jam malam yang ketat, melainkan tentang kedisiplinan mengelola porsi dan kualitas makanan. Pemahaman yang benar mengenai keseimbangan energi ini akan membebaskan siapapun dari rasa bersalah yang tidak perlu setiap kali menikmati hidangan malam. Pada akhirnya, kesehatan yang optimal dapat tercapai melalui kebiasaan makan yang rasional, terukur, serta selaras dengan kebutuhan alami tubuh manusia.

Sumber: Detik Health

Jangan lupa untuk terus memantau berbagai informasi kesehatan menarik lainnya agar gaya hidupmu semakin seimbang setiap hari. Segera ikuti kanal resmi kami agar tidak ketinggalan update berita terpercaya berikutnya.

๐Ÿ“˜ Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini

๐Ÿ’ฌ Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini

โœˆ๏ธ Update berita tercepat ada di Channel Telegram kami. Gabung sekarang, gratis, tanpa ketinggalan kabar terbaru.

Gabung Channel Telegram »

๐Ÿ“ฐ Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog

Kata kunci terkait: makan malam bikin gemuk, mitos makan malam, kalori harian, berat badan naik, dokter gizi, tips diet sehat

#LapakStore88

Sumber asli: Detik Health