Otomotif 4 menit baca

Tesla Pamer Roadster Terbang, Ini Harga dan Spesifikasinya

Roadster Berteknologi Roket Rilis, Akselerasi 0,81 Detik dan Fitur Melayang

LokalStore88 Sabtu,17 Oktober 2026.

Bayangkan sebuah mobil sport listrik yang tidak hanya melaju cepat di aspal, tetapi juga mampu menempel di dinding vertikal dan melakukan manuver akrobatik di udara. Begitulah impresi yang diberikan Tesla saat memamerkan Roadster generasi barunya di fasilitas pengembangan SpaceX di Texas. Pamer spesifikasi impresif inilah yang langsung memicu rasa penasaran para penghobi otomotif dan penggemar teknologi di seluruh dunia. Kehadiran kendaraan ini bukan sekadar peluncuran produk biasa, melainkan penanda era baru fusi antara industri otomotif dan teknologi antariksa.

Perlu dicatat bahwa Roadster anyar ini telah dinanti-nanti selama hampir sembilan tahun sejak pertama kali diumumkan pada 2017. Ketertutupan_info sebelumnya membuat banyak spekulasi beredar di kalangan publik mengenai wujud akhirnya. Kini, misteri tersebut terkuak dengan tampilan desain yang jauh berbeda dari generasi pendahulunya. Perubahan drastis ini menunjukkan komitmen Tesla untuk menghadirkan inovasi yang melampaui batas kebiasaan kendaraan konvensional. Wajar jika perhatian publik beralih penuh pada kendaraan eksentrik ini.

🛒 LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »

Desain Agresif dan Teknologi Propulsi Unik

Jika model lama dikenal dengan lekukan bodi yang membulat dan aerodinamis, versi terbaru ini tampil jauh lebih tajam dan bersudut. Karakter desainnya mengingatkan banyak orang pada gaya futuristik Tesla Cybertruck serta estetika supercar Lamborghini Reventón. Namun, keunikan sebenarnya terletak pada sistem propulsi yang terintegrasi langsung ke dalam bodi kendaraan. Ada sepuluh nosel gas dingin bertekanan tinggi yang berfungsi sebagai pendorong utama di luar tenaga listrik. Komponen ini terhubung dengan tangki udara terkompresi yang menyimpan energi untuk manuver ekstrem.

Roadster Berteknologi Roket Rilis, Akselerasi 0,81 Detik dan Fitur Melayang (2)
Foto: Liputan6 Otomotif

Berkat sistem tersebut, mobil ini mampu menciptakan gaya dorong ke bawah atau downforce yang sangat besar. Hal ini memungkinkan kendaraan untuk menempel pada permukaan curam, bergerak dalam posisi terbalik, hingga melompati barisan mobil lain. Saat melakukan pendaratan dari udara, semburan gas terkompresi akan bekerja untuk meredam benturan. Fitur ini dirancang agar setiap aksi akrobatik tetap aman dan terkendali, bahkan di luar jalur berkendara normal. Integrasi teknologi roket ke dalam mobil penumpang adalah langkah yang benar-benar belum pernah terjadi sebelumnya.

Performa Menggila dan Harga Fantastis

Dari sisi performa, angka-angka yang diklaim oleh Tesla memang memukau dan sulit dipercaya pada awalnya. Klaim akselerasi dari 0 hingga 96 km/jam hanya dalam 0,81 detik menempatkan mobil ini di puncak daftar kendaraan tercepat. Torsi sistem penggerak semua roda yang mencapai 10.000 Nm menjamin tarikan yang instan dan brutal. Selain itu, daya jelajahnya diprediksi mampu menjangkau hingga 998 km dalam satu pengisian penuh. Kecepatan maksimum juga diklaim melampaui 402 km/jam, menjadikannya rival serius bagi hypercar konvensional.

Roadster Berteknologi Roket Rilis, Akselerasi 0,81 Detik dan Fitur Melayang (3)
Foto: Liputan6 Otomotif

Tentu saja, teknologi setingkat ini datang dengan tagihan yang tidak murah bagi para calon pembeli. Untuk memesan model standarnya, konsumen harus membayarkan uang muka sebesar 50.000 dolar AS, atau setara dengan 885 juta Rupiah. Ada pula varian khusus bernama Thrust yang menawarkan fitur tambahan, namun dengan biaya ekstra 245.000 dolar AS. Total harga yang harus disiapkan pun menjadi sangat signifikan untuk segmen kendaraan super. Harga ini tentu hanya bisa dijangkau oleh segelintir kalangan super kaya yang mencari keunikan di luar kelas.

Produksi Massal dan Prospek Masa Depan

Untuk menjamin keselamatan selama proses pengujian dan demonstrasi, Tesla mengoperasikan mobil ini secara otonom tanpa pengemudi. Langkah ini diambil untuk meminimalisir risiko cedera bagi manusia saat melakukan manuver melampaui batas fisik normal. Elon Musk sendiri menyebut proyek ini sebagai mahakarya kolaborasi antara dua perusahaan teknologi kelas dunia. Pernyataan tersebut menegaskan ambisi mereka untuk mendefinisikan ulang apa yang mungkin dilakukan oleh kendaraan jalan raya. Target produksi massal dijadwalkan dimulai pada tahun 2028, jika semua berjalan sesuai rencana.

Kehadiran Roadster generasi baru ini dipastikan akan mengguncang pasar otomotif global saat peluncuran resminya nanti. Kombinasi antara teknologi listrik mutakhir dan sistem propulsi roket menciptakan preseden baru dalam desain kendaraan. Industri otomotif kini harus berbenah untuk mengantisipasi persaingan di segmen performa ekstrem. Bagi konsumen, ini adalah bukti bahwa batas antara mobil dan roket terus semakin kabur seiring waktu. Kita tinggal menunggu waktu untuk melihat implikasi nyata dari teknologi revolusioner ini di masa depan.

Sumber: Liputan6 Otomotif

Gimana, makin penasaran dengan perkembangan teknologi otomotif masa depan? Pastikan kamu tetap mengikuti LapakStore88 untuk update berita terlengkap dan analisa mendalam seputar industri. Jangan sampai ketinggalan informasi menarik lainnya ya!

📘 Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini

💬 Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini

✈️ Update berita tercepat ada di Channel Telegram kami. Gabung sekarang, gratis, tanpa ketinggalan kabar terbaru.

Gabung Channel Telegram »

📰 Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog

Kata kunci terkait: Tesla Roadster, Spesifikasi Tesla, Mobil listrik terbaru, SpaceX collaboration, Harga Tesla, Teknologi roket mobil, EV 2028

#LapakStore88

Sumber asli: Liputan6 Otomotif