Bisnis 5 menit baca

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Apresiasi 73 Penerima Penghargaan dalam Jakarta Contributors Awards 2026

Bapenda DKI Jakarta Beri Penghargaan ke 73 Wajib Pajak di Jakarta Contributors Awards 2026

LokalStore88 Sabtu,17 Oktober 2026.

Sebanyak 73 Wajib Pajak menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam ajang Jakarta Contributors Awards 2026. Acara puncak tersebut digelar pada Kamis, 15 Oktober 2026, bertempat di Menara Kuningan Ballroom, Sanctuary Auditorium, Jakarta Selatan. Angka 73 ini bukan sekadar jumlah penerima, melainkan cerminan bahwa semakin banyak pelaku usaha dan individu yang menyadari pentingnya peran pajak dalam membangun kota. Bagi Anda yang tinggal atau berusaha di Jakarta, kontribusi mereka secara langsung berdampak pada kualitas infrastruktur, layanan publik, dan iklim ekonomi yang lebih sehat.

Latar Belakang dan Tema Penghargaan

Penghargaan ini mengusung tema "Celebrating Those Who Keep Jakarta Moving", sebuah ungkapan yang menegaskan bahwa roda perekonomian Jakarta tidak berputar dengan sendirinya. Ada peran besar dari Wajib Pajak yang tertib memenuhi kewajibannya, sehingga pemerintah daerah memiliki ruang fiskal untuk membiayai pembangunan. Tema tersebut juga menjadi pengingat bahwa kemajuan kota adalah hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha. Dalam konteks ini, pajak bukan sekadar pungutan, melainkan investasi bersama untuk masa depan Jakarta yang lebih baik.

๐Ÿ›’ LapakStore88 - Toko Produk Aplikasi Premium Termurah — Kunjungi Toko »

Acara ini dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersama Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta dan jajaran. Turut hadir para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov DKI, kepala daerah dari lima wilayah administrasi Jakarta, pimpinan instansi pemerintah pusat, pimpinan asosiasi, serta para Wajib Pajak penerima penghargaan. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan bahwa isu perpajakan daerah tidak berdiri sendiri, tetapi terkait erat dengan tata kelola kota secara keseluruhan. Kolaborasi semacam ini menjadi modal penting untuk menjaga stabilitas penerimaan daerah di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Kategori Penerima dan Dasar Penilaian

Penghargaan diberikan kepada 73 penerima yang terbagi dalam beberapa kategori, yaitu Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), serta Pajak Reklame. Kategori PBJT sendiri mencakup sektor makanan dan minuman, jasa perhotelan, serta jasa kesenian dan hiburan. Pemilihan kategori ini tidak acak, karena sektor-sektor tersebut merupakan penyumbang signifikan bagi penerimaan pajak daerah sekaligus penggerak aktivitas ekonomi harian warga Jakarta. Dengan mengapresiasi mereka, pemerintah ingin memastikan bahwa sektor-sektor ini terus tumbuh dan berkontribusi secara berkelanjutan.

Pemberian penghargaan ini berpedoman pada Peraturan Gubernur Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pemberian Penghargaan dalam Penerimaan Pajak Daerah. Ada beberapa pertimbangan yang digunakan, seperti tingkat kepatuhan Wajib Pajak, pembayaran pajak dengan nominal besar, serta peran aktif dalam membantu Bapenda melakukan pemungutan pajak. Artinya, penghargaan tidak hanya diberikan kepada mereka yang membayar besar, tetapi juga kepada mereka yang konsisten dan kooperatif. Pendekatan ini penting agar tercipta ekosistem perpajakan yang adil dan mendorong partisipasi dari berbagai skala usaha.

Pesan Gubernur dan Kepala Bapenda

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan apresiasi kepada para Wajib Pajak atas kontribusinya dalam pembangunan Jakarta. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan dan kemitraan antara pemerintah dengan masyarakat serta dunia usaha. Kepercayaan inilah yang menjadi fondasi penting agar kebijakan perpajakan dapat diterima dan dijalankan dengan baik. Tanpa kepercayaan, sebaik apa pun regulasi dibuat, pelaksanaannya akan selalu menemui hambatan di lapangan.

Bapenda DKI Jakarta Beri Penghargaan ke 73 Wajib Pajak di Jakarta Contributors Awards 2026 (2)
Foto: Liputan6 Bisnis

Kepala Bapenda Provinsi DKI Jakarta, Lusiana Herawati, dalam laporan kegiatannya menekankan bahwa penerimaan pajak daerah tidak terlepas dari peran masyarakat dan pelaku usaha yang secara konsisten menjalankan kewajiban perpajakannya. Ia juga menyoroti bahwa di balik kontribusi tersebut, terdapat aktivitas ekonomi yang terus bergerak, kemitraan usaha yang terjaga, serta kesempatan kerja yang perlu dipertahankan. Pernyataan ini mengingatkan kita bahwa pajak bukan hanya soal angka di kas daerah, tetapi juga tentang keberlanjutan usaha dan kesejahteraan banyak orang yang menggantungkan hidup pada sektor-sektor tersebut.

Dampak bagi Perekonomian dan Masyarakat

Bagi warga Jakarta, penerimaan pajak daerah yang sehat berdampak langsung pada kualitas hidup sehari-hari. Mulai dari perbaikan jalan, penerangan umum, transportasi publik, hingga layanan kesehatan dan pendidikan, semuanya bersumber dari anggaran daerah yang salah satunya ditopang pajak. Ketika Wajib Pajak taat, pemerintah memiliki lebih banyak ruang untuk membiayai program-program prioritas. Sebaliknya, ketidakpatuhan akan menggerus kemampuan daerah dalam memberikan layanan yang layak. Karena itu, apresiasi seperti ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari strategi membangun kesadaran kolektif.

Dari sisi dunia usaha, penghargaan ini juga menjadi sinyal positif bahwa kepatuhan tidak dianggap sebagai beban, melainkan dihargai. Pelaku usaha yang tertib membayar pajak mendapat pengakuan publik sekaligus memperkuat reputasi mereka di mata mitra bisnis dan konsumen. Dalam jangka panjang, hal ini dapat mendorong terciptanya iklim usaha yang lebih sehat, di mana persaingan tidak lagi dinodai oleh praktik penghindaran pajak. Dengan demikian, Jakarta Contributors Awards 2026 tidak hanya berdampak pada penerimaan negara, tetapi juga pada budaya bisnis yang lebih etis.

Menuju 500 Tahun Jakarta

Momentum Jakarta Contributors Awards 2026 juga bertepatan dengan persiapan menyambut peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027. Semangat "Celebrating Those Who Keep Jakarta Moving" menjadi pengingat bahwa Jakarta terus bergerak dan bertumbuh berkat kontribusi bersama. Para Wajib Pajak sebagai bagian dari "Heroes of Jakarta" turut mengambil peran dalam mewujudkan masa depan Jakarta yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera. Peringatan lima abad ini bisa menjadi titik refleksi penting tentang bagaimana kota ini dibangun dari waktu ke waktu, termasuk melalui kontribusi fiskal warganya.

Melalui ajang ini, Bapenda DKI Jakarta berharap para penerima penghargaan dapat terus mempertahankan kepatuhan perpajakan sekaligus menginspirasi Wajib Pajak lainnya untuk berkontribusi secara tertib dan berkelanjutan. Lebih dari sekadar seremoni, acara ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam membangun Jakarta. Setiap kontribusi, sekecil apa pun, berperan dalam mendukung kemajuan kota dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan semangat yang sama, Jakarta diharapkan terus melaju sebagai kota yang dinamis dan inklusif.

Sumber: Liputan6 Bisnis

Kalau Anda ingin terus mengikuti kabar terbaru seputar dunia bisnis, kebijakan daerah, dan peristiwa penting lainnya, jangan lupa untuk selalu memantau kanal resmi LapakStore88. Dengan mengikuti kanal tersebut, Anda tidak akan ketinggalan informasi terkini yang kami sajikan secara cepat dan akurat. Mari bergabung bersama pembaca lainnya dan jadikan LapakStore88 sebagai sumber berita terpercaya And

๐Ÿ“˜ Follow Fanspage kami di Facebook: klik di sini

๐Ÿ’ฌ Gabung Saluran WhatsApp kami: klik di sini

โœˆ๏ธ Update berita tercepat ada di Channel Telegram kami. Gabung sekarang, gratis, tanpa ketinggalan kabar terbaru.

Gabung Channel Telegram »

๐Ÿ“ฐ Baca artikel lainnya di blog kami: kunjungi blog

Kata kunci terkait: Jakarta Contributors Awards 2026, Bapenda DKI Jakarta, penghargaan wajib pajak, pajak daerah Jakarta, Pramono Anung, kepatuhan pajak, PBJT, penerimaan daerah

#LapakStore88

Sumber asli: Liputan6 Bisnis